Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hackney London Mulai Akhiri Hubungan Kota Kembar dengan Haifa ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 31 Juli 2026 16:04 4:04 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 31 Juli 2026 16:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Distrik Hackney di London Raya, Inggris memutuskan akan mulai mengakhiri hubungan kota kembar dengan Haifa di wilayah Palestina yang dijajah ‘Israel’.

Daftar isi
  • Argumen para penentang
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Melansir MEMO pada Kamis (30/07/2026), mayoritas anggota dewan distrik mendukung usulan tersebut melalui pemungutan suara. Hackney dan Haifa telah menjalin hubungan kota kembar selama 58 tahun, sejak 1968.

Usulan untuk memutuskan hubungan kota kembar dengan Haifa sesuai dengan janji kampanye Green Party (Partai Hijau) yang berhasil mengamankan 42 dari 57 kursi dewan Hackney dalam pemilu pada Mei lalu.

Salah satu anggota dewan Partai Hijau distrik Hackney, Sam Mathys, mengatakan bahwa hubungan kelembagaan distrik itu harus tetap konsisten dengan komitmennya terhadap “hak asasi manusia, hukum internasional, keadilan, dan solidaritas.”

Hasil penyelidikan Mahkamah Internasional (ICJ), imbuh Mathys, yang “menemumkan kemungkinan tindakan Israel dapat dianggap genosida” menjadi dasar usulan pemutusan hubungan kota kembar dengan Haifa. Ditambah lagi dengan kehadiran ‘Israel’ di wilayah Palestina yang diduduki yang jelas-jelas merupakan pelanggaran hukum.

Baca Juga

Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan
Prioritaskan Warganya Malaysia akan Kurangi Pekerja Asing
BPJPH Dukung Gen Halal Championship, Siapkan Generasi Penggerak Ekosistem Halal

Pernyataan Mathys, didukung oleh Walikota Hackney dari Partai Hijau, Zoë Garbett. Menurut Garbett mempertahankan hubungan formal dengan Haifa, yang ia sebut sebagai “kota pelabuhan militer”, tidak sesuai dengan nilai-nilai anti-rasis Hackney.

Ia juga mengutip temuan Komisi Penyelidikan PBB yang menyimpulkan bahwa otoritas ‘Israel’ telah melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza.

Argumen para penentang

Para penentang usulan pemutusan hubungan kota kembar berdalih bahwa Haifa memiliki dewan yang berseberangan dengan pemerintah ‘Israel’.

Simche Steinberger, dari kelompok konservatif, berdalih bahwa Haifa dikuasai dewan yang beraliran seperti Partai Hijau. Sedangkan Anggota dewan dari Partai Buruh, Ben Lucas, juga mengkritik usulan tersebut sebagai “sekadar sandiwara”, dan mengklaim bahwa dewan seharusnya bertindak sebagai “pembangun jembatan, bukan penghancur jembatan”.

Para penentang keputusan tersebut berulang kali menggambarkan Haifa sebagai kota progresif dan model koeksistensi antara warga Yahudi dan Palestina di ‘Israel’.

Namun, hal itu disangkal oleh aktivis HAM Gary Spedding.

“Mengklaim bahwa Haifa adalah model cemerlang integrasi Arab-Yahudi yang mulus—di mana restoran-restoran ‘berdesak-desakan’, agama-agama terwakili secara setara, dan universitas-universitas sepenuhnya multikultural—menutupi realitas ketidaksetaraan struktural, kewarganegaraan kelas dua, dan rasisme berulang yang ditujukan kepada warga Palestina di Israel,” kata Spedding.

Sejumlah laporan juga mengungkap bahwa Haifa dengan sistematis menjaga citranya dengan hati-hati. Pada tahun 2025, Majalah +972 mendokumentasikan pembatasan yang diberlakukan pada demonstrasi anti-perang dan melaporkan bahwa Walikota Haifa Yona Yahav menyatakan bahwa orang-orang yang menuduh Israel melakukan kejahatan perang atau genosida “tidak diterima di Haifa”.

Warga dan aktivis Palestina mengatakan kepada publikasi tersebut bahwa koeksistensi kota yang dipuji seringkali bergantung pada sikap diam terhadap perlakuan ‘Israel’ terhadap warga Palestina.

Mendukung mosi tersebut, anggota dewan Partai Hijau Manal Massalha menekankan bahwa mengakhiri hubungan tersebut “bukan tentang menentang suatu bangsa, agama, atau budaya”, tetapi memastikan bahwa kemitraan kelembagaan Hackney mencerminkan nilai-nilainya.

Anggota dewan Partai Hijau Yahudi, Florence Schechter, juga mendukung usulan tersebut, dengan mengatakan bahwa nilai-nilai Yahudi yang dianutnya menjadi dasar keputusannya. Ia mengutuk pembunuhan warga sipil dan memperingatkan bahwa tindakan negara ‘Israel’ tidak boleh dianggap mewakili seluruh rakyat Yahudi.

“Keadilan untuk Palestina adalah keadilan untuk semua,” kata Massalha kepada dewan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:boikotHeadlineHubungan Kota Kembaringgrispalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Apa itu Project Panama? Mengapa Anthropic Menghancurkan Buku-Buku Langka Demi Melatih AI Apa itu Project Panama? Mengapa Anthropic Menghancurkan Buku-Buku Langka Demi Melatih AI
Tulisan selanjutnya Al-Rushafi dan Catatan Kritis Seputar Sirah Nabi Muhammad

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Yordania Gempur Sel Teroris di Suriah Menyusul Serangan atas Gereja di Karak

Berita
27 Oktober 2026 18:26
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan
Sekolah Pemikiran Islam Raih Penghargaan Muslim Youth Forum 2026
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
Pejabat Pertahanan Aliansi Mekkah Dikabarkan Bakal Kunjungi Iran, Bahas Keamanan Regional

Terbaru

  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah
  • Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan
  • Prioritaskan Warganya Malaysia akan Kurangi Pekerja Asing
  • BPJPH Dukung Gen Halal Championship, Siapkan Generasi Penggerak Ekosistem Halal
  • Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan
  • Sekolah Pemikiran Islam Raih Penghargaan Muslim Youth Forum 2026
  • Patriotik, Gigih, Berempati: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pemuda?
  • Pejabat Malaysia Sebut Waze Petakan Lokasi Sensitif Negara
  • Macklemore Janji akan Menyuarakan Pembebasan Palestina Sampai Napas Terakhir

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan

28 Oktober 2026 13:17
Berita

Pejabat Malaysia Sebut Waze Petakan Lokasi Sensitif Negara

28 Oktober 2026 05:00
Macklemore Palestina
Berita

Macklemore Janji akan Menyuarakan Pembebasan Palestina Sampai Napas Terakhir

27 Oktober 2026 19:35
Berita

‘Israel’ Lancarkan Penggerebekan di Seluruh Tepi Barat, Usir 5.000 Warga Palestina

27 Oktober 2026 19:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?