Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

MUI Soroti Pemblokiran Rekening Aktivis, Ingatkan Ancaman Penarikan Dana Massal

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Agustus 2026 18:13 6:13 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Agustus 2026 18:20
Bagikan
Anwar Abbas
Waketum MUI Buya Anwar Abbas ketika Menghadiri Kuliah Peradaban Hidayatullah
Bagikan

Hidayatullah.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengkritik tindakan pemblokiran rekening oleh Bank Mandiri terhadap aktivis yang hendak melakukan aksi unjuk rasa. MUI menilai langkah tersebut berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat terhadap perbankan dan memicu risiko rush money.

Wakil Ketua Umum MUI, Buya Anwar Abbas, mengatakan pemblokiran rekening terhadap warga yang hendak menyampaikan aspirasi merupakan tindakan yang keliru, terlebih jika dilakukan tanpa dasar hukum dan prosedur yang jelas.

Menurutnya, menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional warga negara yang dijamin oleh peraturan perundang-undangan. Karena itu, akses finansial masyarakat tidak semestinya digunakan untuk menghalangi pelaksanaan hak tersebut.

“Memblokir rekening orang yang akan berdemonstrasi sama saja artinya dengan mencegah dan menghalangi warga negara mempergunakan haknya. Langkah ini juga merampas hak warga untuk hidup sejahtera dan bertentangan dengan amanat konstitusi,” tegas Buya Anwar Abbas melansir media MUI, Senin (24/8/2026).

Buya Anwar menjelaskan, sektor perbankan pada dasarnya bertumpu pada kepercayaan masyarakat. Bank sebagai lembaga intermediasi akan berjalan dengan baik apabila nasabah memiliki keyakinan bahwa dana mereka aman dan dapat digunakan sesuai dengan haknya.

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Tutup Konsulat Inggris dan Usir 20 Stafnya
Bangun Sinergi Strategis, Hidayatullah Sumut dan Kadin Medan Jajaki Kolaborasi Penguatan Ekonomi Serta SDM
Arab Saudi: Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Internasional Riyadh
Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’
Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda

Karena itu, menurut dia, intervensi terhadap rekening nasabah tanpa dasar hukum yang jelas dapat berdampak serius terhadap reputasi industri perbankan.

“Perbankan adalah lembaga intermediasi yang murni berdiri di atas reputasi dan kepercayaan (trust). Kalau masyarakat mulai ragu terhadap keamanan simpanannya, risiko penarikan dana besar-besaran atau rush money tidak dapat dihindari,” ujarnya.

Buya Anwar mengingatkan, hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap perbankan pernah menjadi salah satu faktor yang memperparah krisis ekonomi pada 1998. Saat itu, kepanikan masyarakat mendorong penarikan dana secara besar-besaran sehingga memberikan tekanan hebat terhadap sistem perbankan.

Ia menilai kondisi serupa harus dicegah karena krisis kepercayaan terhadap perbankan dapat berkembang menjadi krisis likuiditas dan mengganggu stabilitas perekonomian nasional.

“Tindakan tersebut jelas tidak etis dan akan merusak kepercayaan masyarakat kepada bank. Bila bisnis jasa perbankan kehilangan kepercayaan publik, dampaknya bisa memantik rush dan merusak masa depan dunia perbankan serta ekonomi nasional,” katanya.

MUI pun mengimbau pemerintah dan aparat penegak hukum agar tidak melakukan pemblokiran rekening terhadap warga hanya karena mereka hendak menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi.

Buya Anwar menilai dampak pemblokiran rekening tidak hanya dirasakan oleh pemilik rekening, tetapi juga dapat merembet ke kehidupan ekonomi keluarga dan pada akhirnya memengaruhi aktivitas perekonomian secara lebih luas.

“Saya menghimbau agar pihak pemerintah atau aparat jangan sampai melakukan pemblokiran terhadap rekening nasabah yang ingin unjuk rasa karena itu daya rusaknya cukup besar,” tegasnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bankMUIPemblokiran rekening aktivisRush Moneyunjuk rasa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya YLBH Hidayatullah Soroti Dugaan Kewajiban Lepas Hijab bagi Calon Kadet Putri Unhan
Tulisan selanjutnya Operasi Penikaman Berhasil Lukai Warga ‘Israel’, Hamas: Itu Respon atas Kejahatan Zionis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menteri Pertahanan AS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”

Berita
4 Oktober 2026 21:08
Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
Arab Saudi: Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Internasional Riyadh
Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Tutup Konsulat Inggris dan Usir 20 Stafnya
  • Bangun Sinergi Strategis, Hidayatullah Sumut dan Kadin Medan Jajaki Kolaborasi Penguatan Ekonomi Serta SDM
  • Arab Saudi: Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Internasional Riyadh
  • Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’
  • Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda
  • Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah
  • KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri Pertahanan AS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah

7 Oktober 2026 18:59
Berita

Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual

4 Oktober 2026 21:12
Berita

Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan

4 Oktober 2026 17:42
Berita

Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB

4 Oktober 2026 15:56
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?