Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 8 September 2026 13:56 1:56 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 8 September 2026 14:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Suriah menjelaskan langkahnya mengintegrasikan faksi-faksi bersenjata ke dalam angkatan daratnya ialah untuk memastikan senjata tetap berada di bawah kendali negara.

Daftar isi
  • Membangun kembali Suriah
  • Solidaritas regional
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Diungkapkan Menteri Luar Negeri Suriah Asaad Al-Shaibani, hal itu dilakukan untuk melindungi pemulihan negara dan memperkuat kedaulatan.

“Untuk melindungi pemulihan ini, kami mengintegrasikan faksi-faksi bersenjata dan membangun kembali tentara nasional kami dengan prinsip membatasi kepemilikan senjata hanya pada negara,” kata Asaad saat berbicara di markas besar Liga Arab di Kairo pada Selasa (08/09/2026).

Asaad menegaskan bahwa monopoli kepemilikan senjata oleh negara bertujuan untuk melindungi seluruh rakyat Suriah.

Membangun kembali Suriah

Menlu tersebut mengungkapkan bahwa Suriah telah bertransformasi selama 20 bulan kepemimpinan Presiden Ahmad Al-Sharaa. Berawal dari fase penanganan krisis, kini menuju fase rekonstruksi.

Baca Juga

Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim

Ia mengindikasikan bahwa Damaskus telah mengakhiri pemerintahan otoriter yang berlangsung selama beberapa dekade, “menyatukan negara,” menggagalkan upaya pemecahbelahan wilayah, serta mengembalikan kendali negara atas wilayah timur laut Suriah.

Ia menambahkan bahwa pihak berwenang sedang menangani luka sosial yang ditinggalkan oleh rezim sebelumnya melalui langkah “keadilan dan rekonsiliasi.”

Menteri Luar Negeri tersebut menyoroti bahwa Damaskus telah merestrukturisasi lembaga-lembaga nasional dan membentuk parlemen baru, sembari memprioritaskan kembalinya ratusan ribu anak dari kamp pengungsian ke sekolah dan universitas.

Solidaritas regional

Menyinggung konflik regional, al-Shaibani menyatakan bahwa Damaskus telah menyatakan solidaritas terhadap negara-negara Teluk dan Yordania sejak pecahnya peristiwa yang ia gambarkan sebagai “perang Amerika-Israel-Iran.”

“Kami menolak serangan Iran terhadap wilayah mereka serta penggunaan senjata di luar kerangka kendali negara,” tegasnya.

Terkait ‘Israel’, al-Shaibani menyambut baik kecaman Liga Arab terhadap keputusan Kolombia yang mengakui aneksasi ‘Israel’ atas Dataran Tinggi Golan yang diduduki.

“Suriah menegaskan bahwa hak-hak Arab atas Golan yang diduduki tidak dapat diganggu gugat,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa Damaskus tetap berkomitmen pada upaya diplomatik untuk mengakhiri serangan, penangkapan, dan penyusupan Israel ke wilayah Suriah.
Sidang reguler ke-166 Dewan Liga Arab sedang berlangsung di Kairo, di mana para menteri luar negeri dari negara-negara anggota membahas perkembangan situasi di kawasan tersebut.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahmad al-SharaaFaksi bersenjataLiga ArabMonopoli senjatasuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
Tulisan selanjutnya 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Berita
19 Oktober 2026 12:57
Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

Terbaru

  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun

24 Oktober 2026 12:58
Berita

Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi

23 Oktober 2026 20:19
Berita

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina

22 Oktober 2026 13:22
Berita

Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

22 Oktober 2026 10:33
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?