Hidayatullah.com-– Amerika Serikat mengusir dua anggota delegasi Iran yang ikut menghadiri sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa setelah mereka mengabaikan perintah untuk segera keluar dari AS, kata Departemen Luar Negeri AS hari Sabtu (3/10/2026).
“Dua lagi anggota delegasi Iran ditemukan masih ada (di New York) lama setelah sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa berakhir. Mereka sekarang diusir dari AS,” kata seorang pejabat Deplu AS kepada AFP, seraya menambahkan bahwa Menteri Luar Negeri Marco Rubio serius perihal itu.
Media AS mewartakan bahwa Departemen Luar Negeri mengatakan kepada Menlu Iran Abbas Araghchi dan delegasinya untuk meninggalkan negara itu ada hari Senin (28/9/2026), dan terpaksa mengusir kedua anggota delegasi tersebut setelah mengetahui dari misi Iran di PBB bahwa mereka masih berada di negara itu pada hari Jumat.
Menurut Axios, salah satu anggota delegasi angkat koper pada Jumat malam, sementara yang kedua pergi pada Sabtu pagi.Para pejabat AS dan Iran menggelar pertemuan pekan sebelumnya di New York di sela-sela Sidang Umum PBB.
Presiden AS Donald Trump telah menolak proposal dari Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz, tetapi mengatakan kepada media AS bahwa ia mengharapkan pembicaraan akan dilanjutkan dalam beberapa hari mendatang.
Kantor berita resmi Iran, IRNA, melaporkan bahwa Teheran belum lagi menjadwalkan pembicaraan langsung dengan Washington.*




