Hidayatullah.com–Para pendukung Liverpool telah menjuluki Mohamed Salah ‘Raja Mesir’ selama musim pertamanya di Anfield, tetapi di negara asalnya Mesir cukup banyak orang yang menginginkannya menjadi presiden.
Setidaknya menurut pemungutan suara baru-baru ini, banyak dari orang Mesir yang memilih pemain bola berposisi gelandang sayap itu, tulis mirror.co.uk, Sabtu (31/03/2018).
Berdasarkan laporan di Economist, Abdul Fattah Al-Sisi dipastikan akan menjadi presiden untuk kedua kalinya dalam beberapa hari ke depan, setelah memenangkan 92 persen suara selama tiga hari proses pemungutan suara yang dimulai pada 26 Maret.
Baca: Pendukung Liverpool akan ‘Jadi Muslim’ jika Mohamed Salah Cetak Gol
Namun dengan 25 juta orang telah memilih – sekitar 42 persen dari warga yang memiliki hak memilih – sekitar lebih dari satu juta orang merusak surat suara mereka, dengan banyak dari mereka yang memilih Salah.

Bintang Liverpool telah terbiasa memenangkan suara pada musim ini, dengan fansnya di Mesir secara reguler membanjiri jajak pendapat ‘player of the month’ dan ‘goal of the month’ online.
Popularitasnya di tanah kelahirannya berawal dari fakta bahwa dia tidak pernah bermain baik untuk Al-Ahly atau Zamalek, dua klub sepakbola paling populer di Mesir yang penggemarnya sangat tidak menyukai pemain dari klub lain.
Salah mencetak gol pada menit ke 94 melalui tendangan pinalti ke gawang Kongo, membawa Mesir menuju Piala Dunia pertama mereka dalam 28 tahun pada Oktober lalu.*/Nashirul Haq AR