Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pemerintah Tetap Akan Lakukan Operasi Militer di Aceh

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Mei 2003 07:47 7:47 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Mei 2003 07:47
Bagikan
Bagikan

Pemerintah akhirnya akan segera menggelar operasi terpadu buat menyelesaikan masalah di Aceh. Langkah ini ditempuh karena situasi di Tanah Rencong semakin kacau. Operasi tersebut masing-masing penegakan hukum, kemanusian, dan pemberdayaan aparatur negara. Sedangkan operasi pemulihan keamanan baru digelar bila sampai 12 Mei 2003. Presiden Megawati Soekarnoputri telah memerintahkan para menteri dan pejabat tinggi di bidang keamanan untuk menyiapkan operasi militer di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) karena situasi di provinsi itu semakin memburuk. “Tanggal dan waktu operasi akan ditentukan kemudian,” kata Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono kepada pers di Istana Negara Jakarta, Selasa ketika menjelaskan hasil rapat terbatas kabinet yang dipimpin Presiden dan dihadiri pula Wakil Presiden Hamzah Haz. Susilo mengatakan, selain operasi militer yang disebutnya sebagai operasi pemulihan keamanan, maka pemerintah akan tetap melaksanakan operasi kemanusiaan, operasi penegakan hukum serta operasi pemantapan jalannya pemerintahan. Menteri Luar Negeri Hassan Wirajudha seusai Sidang Kabinet Terbatas yang dipimpin Presiden Megawati Sukarnoputri di Istana Negara Jakarta, Selasa (6/5) mengatakan, operasi berada di bawah tanggung jawab Kepala Polri Jenderal Polisi Da`i Bachtiar, Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, dan Menteri Dalam Negeri Hari Sabarno. Dan, mereka akan berkoordinasi dengan menteri terkait lainnya. Hanya, menurut Hassan, pemerintah tak akan menutup pintu dialog dengan GAM, asalkan dilakukan sebelum 12 Mei 2003. Selain itu, GAM juga harus menerima dua syarat mutlak pemerintah: otonomi khusus dan demiliterisasi. Pemerintah juga terus melakukan pendekatan diplomatik dengan Swedia. Tujuannya agar pemerintah Swedia melarang Panglima Tertinggi GAM Hasan Tiro–kini sudah menjadi warga negara Swedia–memimpin gerakan pemberontakan di Aceh. Hassan menjelaskan, upaya diplomatik itu dilakukan secara tertulis. Selain itu, pemerintah pun sudah mengutus dua tim untuk melobi pemerintah Swedia. Tapi sejauh ini kedua usaha itu belum berbuah hasil. Karena hukum Swedia tak mengatur larangan semacam itu. Menko Polkam menyebutkan, jika GAM mau menerima penyelesaian Aceh di dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan otonomi khusus, maka pemerintah siap memulai kembali perundingan. “Tapi tidak berarti operasi pemulihan keamanan dihentikan,” kata Menko Polkam menambahkan. (mi/ant/sctv/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Agresi AS Renggut 2.300 Nyawa Rakyat Baghdad
Tulisan selanjutnya Kristenisasi Dan Sejarah Gerakan Zending

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia

Berita
26 September 2026 17:18
Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi
Uni Eropa Menghadapi Krisis Harga Energi

Terbaru

  • Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
  • Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?