Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Indonesia Harus Desak PBB Tindak Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Juni 2010 18:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Gubernur Lemhanas Muladi menyarankan agar pemerintah Indonesia mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya Dewan Keamanan, memberikan sanksi kepada Israel atas tindakannya menyerang kapal-kapal misi kemanusiaan.

“Sikap tegas dan sanksi serius harus benar-benar diberikan PBB dan Amerika Serikat terhadap Israel,” kata Muladi di Jakarta, Selasa (1/6).

Menurut Muladi selama ini PBB dan AS tidak pernah bersikap tegas dan serius menyikapi tindakan Israel yang jelas-jelas melanggar Hak Asasi Manusia. “Kapal-kapal yang ditembaki itu kan kapal misi kemanusiaan yang membawa relawan dari 50 negara, tanpa senjata,” ujarnya.

Pasukan Komando Angkatan Laut Israel pada Senin (31/5) menyerang Kapal Mavi Marmara yang membawa misi kemanusiaan dari 40 negara yang tengah menuju jalur Gaza. Terdapat 12 Warga Negara Indonesia yang berada di kapal itu.

Atas aksi itu Israel menuai kecaman dari berbagai pihak baik rekan maupun musuh.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sekjen PBB Ban Ki Moon, yang mengaku terkejut dengan penyerangan tersebut, langsung memerintahkan untuk penyelidikan secara menyeluruh dan mengutuk keras aksi Israel itu.

Pemerintah Republik Indonesia juga mengecam keras tindakan yang dilakukan Israel yang telah menyerang konvoi kapal kemanusiaan Mavi Marmara di perairan Mediterania itu.

“Tentu kita mengecam, mengutuk tindakan Israel yang mengadakan penyergapan terhadap kapal kemanusiaan ini, bahkan di luar perairannya,” kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Senin.

Menurut Marty, tindakan tentara Israel ini merupakan pelanggaran hukum internasional karena tidak ada dasar untuk menyerang kapal yang berisi para relawan kemanusiaan yang akan membantu rakyat Palestina di jalur Gaza.

“Sebenarnya blokade Israel terhadap Gaza pun itu sendiri merupakan suatu pelanggaran hukum internasional, jadi tak ada dasar untuk menyergap, memblokade kapal, dan memblokade wilayah Gaza ini. Kita kutuk, kita kecam serangan Israel tersebut,” katanya.

Sikap tegas Pemerintah Indonesia ini, lanjutnya, akan dilanjutkan dengan kerjasama masyarakat internasional, termasuk dengan Palestina sendiri serta negara-negara Non Blok serta masyarakat internasional, termasuk PBB.

Menurut Menlu, kesalahan pihak Israel sudah jelas melanggar hukum internasional. Bukan saja tindakan penyergapannya, tapi bahkan juga blokadenya, sehingga kesalahannya sudah multidimensional, baik penyergapannya juga blokadenya. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mavi Marmara Dikosongkan, Penumpang Ditahan dan Dideportasi
Tulisan selanjutnya Mereka yang Datangi IHH Turki Pasca Serangan Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis

Berita
3 Oktober 2026 20:41
Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
Iraq Dapat Pengecualian dari Sanksi Amerika Terkait Penerbangan Iran dari dan ke Najaf
Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan
Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid

Terbaru

  • Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah
  • KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?