Hidayatullah.com–Kendati sedang menjalankan ibadah umrah di Madinah, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tetap membuka acara Muktamar Muhammadiyah ke-46 dengan menggunakan teleconference. SBY mengatakan, persyarikatan Muhammadiyah memiliki sejarah panjang. Dilihat dari umurnya, Muhammadiyah sendiri lahir tahun 1912, dan berarti lebih tua dari Indonesia.
Sejarah panjang itu telah diukir dengan kiprah Muhammadiyah yang gemilang. Muhammadiyah telah membangun dialog yang baik antara Timut, Barat dan Islam. Dialog itu dalam bentuk saling menghormati dan menghargai pluralisme.
Melalui tajdid, Muhammadiyah telah melakukan pencerahan terhadap umat Islam. SBY berharap, pada abad ke-2 nanti, Muhammadiyah menjadi kekuatan transformatif, terutama dalam melakukan dialog peradaban lintas agama di dunia.
Lebih lanjut, SBY berharap agar Muhammadiyah dapat terus menelorkan ide-ide pembaharuan yang bisa menjawab tantangan zaman. Dan, menjadi perubahan transformatif guna membentuk peradaban yang utama. [ans/hidayatullah.com]