Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pusat Penipuan yang Diawaki Korban Perdagangan Manusia Merebak ke Seluruh Dunia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Juli 2025 13:25 1:25 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Juli 2025 13:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pusat-pusat penipuan (scam centers) yang diawaki oleh orang-orang yang merupakan korban perdagangan manusia operasinya merebak ke seluruh dunia. Demikian menurut laporan terbaru tentang tren tindak kejahatan yang dirilis Interpol hari Senin (30/6/2025) seperti dilansir DW.

Scam center, yang memaksa korban perdagangan manusia untuk melakukan penipuan daring, pertama kali muncul di sejumlah negara Asia Tenggara – seperti Kamboja, Myanmar dan Laos, tetapi hasil investigasi menunjukkan pusat penipuan serupa bermunculan di kawasan-kawasan lain.

Scam center sekarang banyak bermunculan di kawasan lain, seperti Timur Tengah, Afrika Barat dan Amerika Tengah.

Menurut Interpol, korban sekarang berasal dari 66 negara di seluruh benua, menunjukkan “krisis global” perdagangan manusia yang melibatkan ratusan ribu orang.

Korban umumnya dibujuk rayu untuk menerima tawaran pekerjaan yang sebenarnya palsu dan kemudian disekap di lokasi-lokasi tertentu. Banyak di antara mereka diperas dengan lilitan utang, dipukuli, dieksploitasi secara seksual, dan dalam sebagian kasus disiksa atau diperkosa.

Baca Juga

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Di pusat-pusat penipuan, korban dipaksa melakukan aksi tipu-tipu secara online, kebanyakan menarget orang di luar negeri dengan tujuan mencuri uang.

Salah satu operasi Interpol tahun 2024 mengungkap puluhan kasus di mana para korban dipaksa untuk melakukan aksi tipu-tipu dari sebuah scam center di Filipina. Pada tahun yang sama, polisi membongkar sebuah scam center di Namibia di mana 88 pemuda dipaksa untuk melakukan penipuan secara daring.

Dahulu, korban perdagangan manusia sebagian besar adalah orang-orang yang berbahasa Mandarin dan berasal dari China, Malaysia, Thailand atau Singapura, sekarang orang-orang yang diperdagangkan banyak juga yang berasal Amerika Selatan, Afrika Timur dan Eropa Barat.

Laporan Interpol menyebutkan bahwa 90% fasilitator perdagangan manusia berasal dari Asia, sementara 11% berasal dari Amerika Selatan atau Afrika. Sekitar 80% dari fasilitator itu berjenis kelamin laki yang kebanyakan (61%) berusia antara 20 dan 39 tahun.

Perkembangan teknologi ikut berperan dalam penyebaran kasus kriminalitas berupa perdagangan manusia dan penipuan online ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Interpolperdagangan manusiascam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Survei Pengiriman senjata AS ke Israel AS Setujui Penjualan Komponen Rudal Senilai Rp8,150 Trilun ke ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Elon Musk Sesumbar Bikin Partai Baru Jika RAPBN Gendut Trump Disahkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Berita
17 Oktober 2026 10:07
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

17 Oktober 2026 10:37
Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

17 Oktober 2026 09:35
Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?