Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MUI Kecam Proses Pemotongan Hewan ‘Tembak’ Mati

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Januari 2012 15:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, Mahdini, mengecam praktik pemingsanan sapi di Rumah Potong Hewan Kota Pekanbaru yang diduga menyalahi kaidah Islam karena mengakibatkan kematian sebelum disembelih.

“Proses pemingsanan yang mengakibatkan sapi mati sebelum disembelih jelas kami menentangnya, karena itu sama saja sapi telah menjadi bangkai dan daging yang dihasilkan tidak memenuhi kaidah halal,” kata Mahdini di Pekanbaru, Rabu (11/01/2012).

Mahdini mengutarakan hal tersebut untuk menanggapi pengaduan sejumlah pedagang daging ke DPRD Kota Pekanbaru pada Selasa (10/1), yang memprotes proses pemingsanan (stunning) menggunakan pistol di Rumah Potong Hewan yang dikelola pemerintah daerah.

Para pedagang membawa kerangka kepala sapi yang berlubang, dan diduga merupakan akibat salah prosedur pemingsanan menggunakan pistol berpeluru khusus (captive bolt pistol).

“Kalau sampai tengkorak sapi berlubang, itu sudah tidak betul karena seharusnya proses `stunning` hanya untuk memingsankan sapi saja, bukan dimatikan,” katanya, dimuat Antara.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut dia, proses pemingsanan sebelum pemotongan sapi memang diperbolehkan dan diterapkan di berbagai negara, bahkan hingga di Malaysia.

Namun, yang harus diperhatikan, cara tersebut hanya untuk melumpuhkan hewan dan proses penyembelihan dengan pisau yang tajam diiringi dengan pengucapan kalimat “Basmallah” harus tetap dilakukan.

Ia menyarankan agar pihak Rumah Potong Hewan Pekanbaru memperhatikan dan melakukan supervisi rutin terhadap pelaksanaan standar baku operasi agar memenuhi kaidah Islam.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ratusan Ekspatriat Bersyahadat di Aljazair
Tulisan selanjutnya Wanita Yahudi Siram Legislator Palestina di Knesset

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Jihad Santri di Era Modern
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

Terbaru

  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?