Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kurikulum Bahaya Rokok Belum Diproses, Kemendikbud Dinilai Terima Sumbangan Sampoerna

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 2 Desember 2012 09:54
Bagikan
Anak-anak SMP yang sudah jago merokok
Bagikan

Hidayatullah.com–Dewan Kehormatan Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT), Ir. Nita Yudi, mengungkapkan Komisi Nasional (Komnas) Pengendalian Tembakau sudah empat tahun mengajukan edukasi tentang bahaya rokok ke dalam kurikulum namun hingga kini belum diproses oleh pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Yang lebih aneh, Kemendikbud dinilai telah menerima sumbangan dari perusahaan rokok.

“Ya mereka bilang akan diproses tapi we don’t know sampai sekarang belum diproses, karena Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan malah terima yayasan sumbangan dari  Sampoerna Foundation,” demikiann ujar Nita saat kepada hidayatullah.com seusai seminar tentang “Kisruh Regulasi Rokok” di Auditorium Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, belum lama ini.

Padahal menurutnya, pengajuan edukasi bahaya rokok ke dalam kurikulum sudah diajukan dari tahun 2008 lalu.

“Yang mengusulkan Komnas Pengendalian Tembakau, Ikatan Ahli kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) sama pak Abdillah dari Fakultas Demografi Universitas Indonesia,  membuat itu agar masuk kurikulum dan minta pada menteri pendidikan dan kebudayaan,” ujarnya.

Ia juga mengusulkan pada pihak Kemendikbud,  jika anak-anak Indonesia ingin pintar, pihak Kementerian tak lagi menerima iklan-iklan rokok dan sumbangannya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kalau mau pinter anak-anaknya, Kementerian jangan terima itu iklan-iklan rokok dan sumbangannya, kalau negara lain bisa hidup tanpa rokok kenapa kita tidak?.” pesannya.
Perokok Anak Meningkat

Sementara di sisi lain, terdapat fakta yang cukup mengejutkan, Lembaga Demografi Universitas Indonesia menyebutkan prevalensi perokok anak usia 10-14 tahun meningkat 6 kali lipat selama 12 tahun dari tahun 1996 hingga tahun 2007.

Pada tahun 1995 jumlahnya hanya 0,3 persen atau sekitar 71.100 orang, kemudian meningkat tajam menjadi 2 persen atau sekitar 426.200 orang.

Menurut Komnas Perlindungan Anak, ini adalah trend yang mengkhawatirkan karena meningkatnya prevalensi merokok berarti meningkatnya beban ekonomi akibat merokok serta menurunnya sumber daya manusia Indonesia pada masa mendatang.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kanselir Merkel: Jerman Tetap Dukung Zionis Israel
Tulisan selanjutnya Zamalek Mesir akan ‘Bertempur’ Lawan Palestina di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Berita
17 Oktober 2026 10:07
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?