Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

BNPB: Pemerintah Tidak Melegalkan Penjarahan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 Oktober 2018 21:19 9:19 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Oktober 2018 21:10
Bagikan
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam saat konferensi pers di kantor BNPB, Jakarta, Senin (01/10/2018) soal gempa-tsunami Sulawesi Tengah.
Bagikan

Hidayatullah.com– Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, pemerintah mengizinkan warga yang menjadi korban gempa-tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, untuk mengambil barang di minimarket. Nanti, pemerintah yang akan membayarnya.

Ia menyebut bahwa pemerintah tidak melegalkan penjarahan.

Baca: Ini Kebutuhan Mendesak Pasca Gempa-Tsunami Sulteng

“Jadi itu bukan penjarahan yang dilegalkan negara. Tetapi pemerintah membeli per makanan yang ada di toko-toko, kios-kios agar pemiliknya atau penjualnya membagikan kepada masyarakat,” jelasnya saat konferensi pers di kantor BNPB, Jakarta, Senin (01/10/2018).

Polri, kata Sutopo, sudah mencegah penjarahan usai gempa dan tsunami di Palu.

Pasukan TNI, kata dia, akan datang lagi 1.300 orang dan Polri sekitar 1.000 orang dari beberapa Polda dan Mabes.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Korban Gempa-Tsunami Sulteng Hampir 1.000 Orang Meninggal

Sebelumnya, gempa dan tsunami yang menerjang Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/09/2018) selain mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, juga menimbulkan dampak sosial. Sebagian warga korban bencana alam itu terpaksa melakukan penjarahan di berbagai toko dan supermarket di ibu kota Sulteng tersebut.

Pantauan langsung koresponden hidayatullah.com di Palu, telah terjadi penjarahan di swalayan-swalayan serta SPBU.

Baca: Tsunami Donggala-Palu, Santri Hidayatullah Limboto Turun Galang Dana

Berdasarkan pantauan mulai Ahad (30/09/2018) pagi sekitar pukul 08.00 WITA, di antara yang menjadi sasaran penjarahan adalah minimarket. Penjarahan terjadi di seluruh kota Palu.

Ada laporan bahwa penjarahan juga terjadi di toko-toko di bandara meskipun belum dikonfirmasi kebenarannya.

Alasan warga melakukan penjarahan karena kelaparan sementara stok makanan masing-masing sudah tidak ada.

“Lapar, (tapi) tidak ada yang mau dimakan,” demikian ujar mereka ketika ditanya oleh siapa saja soal alasan melakukan penjarahan tersebut.* Andi

Baca: Korban Gempa dan Tsunami Palu Kekurangan Makanan, Penjarahan Dimana-mana

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BNPBDonggalagempa bumigempa Donggalagempa Palugempa SultengPalupemerintahpenjarahanSulawesi TengahSultengSutopo Purwo NugrohoTondoTsunamitsunami Donggalatsunami Palutsunami Sultengwarga palu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ini Kebutuhan Mendesak Pasca Gempa-Tsunami Sulteng
Tulisan selanjutnya Begini Parahnya Kerusakan Kota Palu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Berita
15 Oktober 2026 16:32
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?