Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

PKS: Industri Sedang Kritis, Pemerintah Perlu Upaya Ekstra

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 6 November 2019 15:37 3:37 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 6 November 2019 15:37
Bagikan
Ecky Awal Mucharam.
Bagikan

Hidayatullah.com– Anggota Komisi XI DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ecky Awal Mucharam meminta pemerintah untuk menggenjot sektor perindustrian. Sebab, menurutnya, perlambatan kinerja industri pengolahan semakin dalam dan terus bertahan.

“Pemerintah perlu upaya ekstra untuk menjawab tantangan ini,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta dalam keterangannya diterima pada Rabu (06/11/2019).

Ecky menjelaskan, berbagai indikator terus mengonfirmasi kondisi kritis tersebut. Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia, misalnya, telah menurun sejak lama. PMI mencerminkan keyakinan para manager bisnis di sektor manufaktur.

“Pada Triwulan I-2019, PMI masih sekitar 50,4; dan menjadi 50,86 pada triwulan II-2019. Sementara itu pada triwulan III-2019, PMI hanya 49,23. PMI Oktober 2019 hanya 47,7,” sebutnya.

Sebagaimana diketahui, nilai PMI ditetapkan 50; jika di atas 50 maka sektor manufaktur cenderung berekspansi; sedangkan di bawah 50 berarti sektor manufaktur berkontraksi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ecky menembahkan, selain PMI, ukuran paling nyata yang dapat menunjukkan penurunan performa industri manufaktur adalah indikator pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB).

“Lihat saja, pada 2015, kontribusi industri pengolahan terhadap PDB masih sekitar 20%-an; sedangkan pada Triwulan II-2019 hanya 19,5%,” bebernya.

Ecky mengkhawatirkan perlambatan kinerja sektor industri pengolahan, mempercepat deindustrialisasi dini.

“Jadi, fenomena deindustrialisasi dini itu sangat nyata. Deindustrialisasi dini menyebabkan ekonomi nasional tidak dapat mencapai potensi pertumbuhan ekonomi maksimal, penyerapan tenaga kerja, hingga pemanfaatan sumberdaya. Sehingga, implikasinya sangat signifikan. Dampak lain dari deindustrialisasi muncul lewat lonjakan sektor-sektor informal, karena tenaga kerja yang dirumahkan dari sektor industri cenderung meningkat,” tambahnya.

Menurutnya, salah satu pekerjaan yang paling mudah adalah bergerak di sektor informal. Kalaupun mau berwirasausaha, mereka terkendala masalah yang rumit, mulai dari keterampilan hingga permodalan.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:deindustrialisasiEcky Awal MucharamekonomiindustriKomisi XI DPRPKSTenaga Kerja
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Generasi Muda Didorong Terus Menulis Suarakan Kebenaran
Tulisan selanjutnya Masjid Bersemi dari Kandang Sapi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berita
16 Oktober 2026 15:36
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?