Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Hadir di R20 Bali, MUI Sampaikan Harapan dan Pesan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 November 2022 12:10 12:10 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 November 2022 10:25
Bagikan
Waketum MUI KH Marsudi Syuhud--Dok. (Ist)
Bagikan

Hidayatullah.com–Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, turut hadir sebagai peserta pada acara R20 atau Religion of Twenty 2022 di Bali, Rabu (2/11/2022).

Forum para pemimpin agama-agama dan sekte-sekte dengan peserta utama dari negara-negara anggota G20 dengan memanfaatkan posisi presidensi Indonesia tahun ini. Meski demikian, R20 juga mengundang para pemimpin agama dari negara lain di luar G20 sehingga total ada 32 negara.

“Ya saya datang atas undangan Panitia G20 Religion Forum ( R20) International Summit of Religious Leaders, yang pada acara ini di bahas tentang coexisting antara satu agama dan agama lainnya, yang pada pemahaman saya bahwa muamalah dalam berbangsa dan bernegara dalam ajaran Agama kita adalah sudah diatur dalam syariahnya, sehingga bagaimana kita bisa hidup berdampingan yang saling menjaga harmonisasi dalam berbangsa dan bermasyarakat,” kata Waketum MUI saat diwawancara media.

MUI berharap diskusi pada R20 ini membuahkan hasil pada perdamaian dunia, khususnya negara yang sedang perang.

“Khususnya saya berharap, dalam diskusi-diskusi ini mengharapkan bahwa konflik-konflik yang terjadi di beberapa negara Muslim yang telah lama berlangsung dan tambah perang Rusia Ukraina segera bisa di hentikan dan untuk menghentikannya adalah dengan dialog seperti yang sekarang sedang dilaksanakan di Bali ini,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Marsudi mengungkap optimis agenda ini dapat membawa kehidupan damai antarnegara, antarumat beragama serta dapat menghentikan Islamofobia.

Dia menjelaskan, konflik sudah ada dari zaman Qabil dan Habil anak Nabi Adam sampai sekarang, yang terpenting bagaimana agama mendorong untuk melaksanakan ishlah jika ada konflik, itu kewajiban kita, begitu pula ketika masih ada kelompok yang belum bisa menerima kelompok lainnya.
Termasuk Islamofobia, kata dia, itulah tugas tokoh-tokoh agama di sini yang kumpul di sini untuk saling membawa umatnya menghormati satu sama lain, diawali dengan pertemuan dan duduk bersama pemimpinnya, dan menyatukan kesamaan pandangan dalam kehidupan muamalah, dan memahami batas-batasnya.

“Itulah fondasi yang kokoh untuk hidup bersama,” paparnya.

Forum para pemimpin agama-agama dan sekte-sekte ini juga menghadirkan pemimpin agama dari India yang menoreh catatan keras, menurut Kiai Marsudi dengan duduk bersama untuk perbaikan hubungan.

Menurut Marsudi, diundangnya kelompok-kelompok yang konflik tidak lain adalah untuk faashlihu bainahuma, mendamaikan diantara kelompok yang sedang konflik, dengan duduk bersama satu ruangan, pertama untuk saling kenal, saling memahami, kemudian akan saling memberi, memberi maaf, memberi ruang jika masih berbeda, dan memberi rasa aman jikapun masih berbeda dalam pandangannya.

Dia berkeyakinan, semua yang diundang di sini pasti mempunyai kekuatan untuk terus berkontribusi khususnya di negaranya dan umumnya untuk dunia.

“Saya memang rata-rata kenal dengan beliau-beliau karena pekan lalu juga saya ketemu beliau-beliau di Mesir ketika Konferensi Mufti sedunia dan ketemu di Roma suatu conference yang diadakan Sant’Egidio, utusannya ada Ibu Valeria, Mufti Mesir, dan lainnya juga datang di acara ini,” ujar dia.

Dia menyatakan, seluruh tokoh yang hadir harapannya mayoritas adalah peace, leaving in peace, no war, no nonflict.

“Saya sendiri juga mengharapkan don’t stop building peace untill we have a rest in peace, (pergi dengan damai, tanpa perang, tanpa konflik. Jangan berhenti membangun perdamaian sampai kita beristirahat dengan tenang),” kata dia.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Marsudi SyuhudMUIR20Waketum MUI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Virus-virus Perusak Amal
Tulisan selanjutnya kuburan peradaban islam Ingin Bangun Hotel, Gerard Pique Temukan Kuburan dari Masa Peradaban Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Berita
17 Oktober 2026 21:46
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?