Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Rektor ITK Sebut Mahasiswi Berhijab Manusia Gurun, Ismail Fahmi: Rasis dan Xenophobic

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 30 April 2022 22:13 10:13 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 30 April 2022 22:13
Bagikan
Rektor ITK manusia gurun
Bagikan

Hidayatullah.com — Pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi, menyebut tulisan rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Prof Budi Santosa Purwokartiko yang menyebut wanita berpenutup kepala atau berhijab sama dengan manusia gurun termasuk kategori ujaran rasis dan xenophobic.

Ismail Fahmi, melalui akun Twitternya, berpendapat bahwa Budi Santosa adalah contoh korban “firehose of kadrunisasi”.

“Tulisan Prof Budi Santosa Purwokartiko ini bisa masuk kategori ‘rasis’ dan ‘xenophobic’,” tweet Ismail pada Jumat (29/04/2022).

Ia mengira Budi Santosa adalah contoh korban dari “firehose of kadrunisasi”. Dia juga meminta masyarakat agar tidak mencontoh ujaran rasis seperti itu.

Tulisan Prof Budi Santosa Purwokartiko ini bisa masuk kategori "rasis" dan "xenophobic".

Rasis: pembedaan berdasarkan ras (manusia gurun, Arab).

Xenophobic: benci pada orang asing (manusia gurun).

Saya kira beliau contoh korban "firehose of kadrunisasi".

Jangan dicontoh ya. pic.twitter.com/GMrQeRp7dJ

— Ismail Fahmi (@ismailfahmi) April 29, 2022

Selain itu Ismail Fahmi membeberkan alasannya ikut mengomentari unggahan rasis Budi. Ismail tidak ingin seorang reviewer LPDP yang diambil dari pajaknya bersikap rasis berdasarkan baju dan kata-kata.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kenapa saya turut komentar ttg tulisan Prof Budi? Karena beliau reviewer LPDP, yg diambil dari pajak saya. Saya ingin reviewer tidak rasis berdasarkan baju dan kata2 kepada siapapun,” ungkap Ismail.

Sebelumnya, Rektor ITK Budi Santosa Purwokartiko memposting unggahan yang memuat ujaran rasis tentang manusia gurun itu di Facebook. Unggahan tersebut merupakan pendapatnya saat mewawancarai kandidat penerima beasiswa LPDP.

Dalam unggahannya Budi Santosa mengaku mewawancarai 12 mahasiswi LPDP yang semuanya tidak mengenakan hijab ala “manusia gurun”.

“Jadi 12 mahasiswi yang saya wawancarai, tidak ada satupun menutup kepala ala manusia gurun. Otaknya benar2 openmind. Mereka mencari Tuhan ke negara2 maju seperti Korea, Eropa barat dan US, bukan ke negara yang orang2nya pandai bercerita tanpa karya teknologi,” tulis Budi dalam unggahan yang saat ini sudah dihapus itu.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Budi Santosa PurwokartikoDrone EmpritInstitut Teknologi KalimantanIsmail FahmirasisRektor ITKSARAXenophobic
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pendeta dan Polisi Terdakwa Pembunuhan Orang dengan Albinisme di Malawi
Tulisan selanjutnya Dapat Hampir Setengah Miliar dari Mengemis di Masjid Pria Yaman Diciduk Petugas di Jeddah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Berita
16 Oktober 2026 14:29
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?