Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pendeta dan Polisi Terdakwa Pembunuhan Orang dengan Albinisme di Malawi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 April 2022 20:39 8:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 April 2022 20:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang pendeta dan seorang anggota kepolisian serta tenaga kesehatan termasuk di antara belasan orang terdakwa pembunuhan keji seorang pria Malawi dengan albinisme (albino) pada tahun 2018.

Lima dari 12 terdakwa divonis bersalah atas pembunuhan MacDonald Masambuka, 22. Kala itu lebih dari 40 dibunuh dan 145 orang albino diserang di Malawi.

Pendeta tersebut, saudara laki-laki Masambuka, seorang polisi dan pegawai rumah sakit dihukum karena menjual bagian tubuh manusia.

“MacDonald dikhianati oleh orang-orang yang dia percayai, yaitu saudaranya, pendeta, polisi, dan petugas klinik. Itu semua merupakan posisi kepercayaan,” kata direktur penuntutan publik Malawi Steve Kayuni, seperti dilansir AFP Jumat (29/4/2022).

Sejak tahun 2014 Malawi mengalami gelombang serangan keji terhadap orang-orang dengan albinisme, yang bagian tubuhnya kadang-kadang digunakan dalam ritual sihir (perdukunan) dengan keyakinan keliru bahwa bagian tubuh orang albino mendatangkan kekayaan dan keberuntungan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam keputusan pada hari Kamis, pengadilan tinggi menyimpulkan bahwa 12 orang tersebut berencana untuk membunuh Masambuka untuk mengambil tulangnya, dengan harapan mendapat keuntungan finansial.

“Ini merupakan pelanggaran hak manusia untuk hidup dan pelanggaran terbesar terhadap hak hidup dan integritas orang-orang dengan albinisme,” kata Hakim Dorothy NyaKaunda Kamanga.

Masambuka dibunuh setelah diperdayai oleh saudaranya untuk bertemu dengan teman-temannya, yang dia klaim telah mendapatkan seorang wanita untuk dinikahi.

Sidang pembacaan hukuman digelar pada 31 Mei.

Saat ini ada sekitar 20 kasus di bawah penuntutan di pengadilan Malawi yang melibatkan pembunuhan, percobaan pembunuhan atau penggalian dan penjualan bagian tubuh orang dengan albinisme, kata Kayuni.

Aktivis dan bekas pelapor PBB untuk albinisme, Ikponwosa Ero, mengatakan kasus ini “menunjukkan adanya masalah keamanan yang serius bagi orang-orang dengan albinisme di Malawi”.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AlbinismalbinoMalawipembunuhanpendetapolisi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pembunuhan Muslim di Amhara Memicu Pembakaran Sejumlah Masjid dan Gereja di Ethiopia
Tulisan selanjutnya Rektor ITK manusia gurun Rektor ITK Sebut Mahasiswi Berhijab Manusia Gurun, Ismail Fahmi: Rasis dan Xenophobic

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?