Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Israel Tolak Minta Maaf Insiden Mavi Marmara

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Desember 2010 12:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Ribuan warga Turki berkumpul pada hari Ahad kemarin sewaktu kapal bantuan yang menjadi target serangan maut Israel pada bulan Mei lalu merapat di pelabuhan Sarayburnu, Istanbul. Ribuan warga Turki dan aktivis pro-Palestina menyambut dengan meriah kembalinya kapal bantuan Mavi Marmara ke Istanbul, Ahad 26 Desember 2010.

Kapal Mavi Marmara, melewatkan tujuh bulan terakhir ini dengan menjalani perbaikan di sebuah pelabuhan di pesisir Laut Tengah. Sewaktu kapal ini tiba, banyak di antara hadirin berseru Allahu Akbar.

Serangan Israel terhadap kapal yang sedang berupaya mengirim bantuan untuk Jalur Gaza itu menyebabkan sembilan orang tewas, mayoritas adalah warga Turki.

Sementara itu, Israel sekali lagi menolak tuntutan Turki supaya minta maaf karena telah menyerang sebuah kapal Turki dan menewaskan sembilan orang bulan Mei lalu. Kata Menteri Luar Negeri Avigdor Lieberman hari Minggu, Turki-lah yang harus minta maaf kepada Israel karena telah mendukung aksi teror.

Kapal Turki Mavi Marmara sedang berlayar ke jalur Gaza dengan membawa bantuan bagi warga sipil ketika diserang oleh pasukan komando Israel. Kata Israel, Turki telah melanggar blokade atas Jalur Gaza dan pasukan Israel melepaskan tembakan sebagai tindakan bela diri.

Turki menarik dutabesarnya dari Israel dan menuntut permintaan maaf dari pemerintah Israel, tapi permintaan itu tidak digubris oleh Israel. Kemarin, menteri luar negeri Turki, Ahmed Davutoglu mengulangi tuntutan itu.

Mestinya tak membunuh sembilan

Sebelum ini,  hari Rabu (15/12), Danny Danon, seorang anggota DPR dari Partai Likud,  “menghina” pada Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan di depan anggota dewan Israel.

Ia membacakan sebuah surat untuk Erdogan yang dibacakan hari di Knesset. Kepada Erdogan, Danny Danon mengatakan, meminta maaf jika tentara Zionis-Israel yang hanya membunuh sembilan orang penumpang Kapal Mavi Marmara menuju Gaza untuk memberikan bantuan kemanusiaan, yang ia sebut sebagai “teroris”.

\”Karena hubungan kita yang sangat baik, dan penghormatan Anda yang sangat besar kepada negara Israel dan Zionis, saya harus meminta maaf karena (pasukan) komando AL yang, ketika mereka tiba di kapal disambut oleh perlawanan teroris bersenjata yang bertujuan membunuh mereka, tidak segera membela diri dengan menembak, dan malah bersikap menahan diri terhadap para \’aktivis perdamaian pura-pura\’ yang berusaha membunuh mereka,\” kata Danon. [voan/jp/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Curahan Hati Seorang Mantan Mahasiswa UIN
Tulisan selanjutnya PKS Diminta Kembali jadi Partai Dakwah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

152 Warga Palestina Syahid pada Juli, Tertinggi Tahun Ini

Berita
3 Agustus 2026 06:00
Ajak Masyarakat Shalat Berjamaah, Pemerintah Johor Kenalkan Semarak Maghrib dan Isya’
Rektor UIN Tulungagung: Jangan Jauhkan Anak dari Masjid
Pengembangan ‘Warisan Budaya’, Dalih Zionis Perkuat Cengkraman atas Tepi Barat
Peringati 57 Tahun Pembakaran Masjid Al-Aqsa, MUI dan DPR Bakal Gelar Forum Dialog Internasional untuk Palestina

Terbaru

  • Libanon, Israel Susun Daftar Negara Mana yang Bisa Kirim Pasukan Pantau Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Paus Leo XIV akan Bertemu Penyintas Korban Pencabulan Pendeta di Prancis
  • Sepekan Tiga Kapal Tanker Uni Emirat Dihatam Misil dan Drone di Selat Hormuz
  • Atasi Suhu Udara Panas Warga Korea Utara Diimbau Makan Sup Daging Anjing
  • Pilot Malaysia Airlines yang Ditangkap di Jakarta Membawa Narkoba Tidak Menerbangkan Pesawat, Kata Malaysia Aviation Group
  • Kepala Intelijen Saudi di Baghdad Bahas Keamanan Regional dengan PM Iraq
  • Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an
  • Erdogan Buka Pintu Bagi Negara Sahabat Gabung Perjanjian Pertahanan Makkah
  • Tiga Negara Muslim Bersatu, Serangan ke Satu Negara Dianggap Serangan ke Semua
  • Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?