Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Satu dari 10 Orang di Dunia Terkena Gangguan Saraf

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Maret 2024 11:51 11:51 am
Ahmad
Dipublikasikan 17 Maret 2024 11:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih dari tiga miliar atau lebih dari satu dari tiga orang di seluruh dunia hidup dengan gangguan saraf. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkap informasi tersebut yang berasal dari studi besar The Lancet Neurology pada tahun 2021.

“Gangguan neurologis (saraf) menyebabkan penderitaan besar pada individu dan keluarga yang terkena dampaknya, serta merampas sumber daya manusia dalam komunitas dan perekonomian. Studi ini harus menjadi seruan untuk mengambil tindakan untuk meningkatkan intervensi yang ditargetkan agar semakin banyak orang yang hidup dengan gangguan neurologis dapat mengakses layanan berkualitas, pengobatan dan rehabilitasi yang mereka butuhkan,” kata Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO, dalam keterangannya, Kamis (14/3/2024).

Menurut WHO, gangguan neurologis kini menjadi penyebab utama penyakit dan kecacatan di seluruh dunia. Jumlah keseluruhan kecacatan, penyakit, dan kematian dini yang disebabkan gangguan neurologis meningkat 18 persen sejak tahun 1990.

Lebih dari 80 persen kematian dan hilangnya kesehatan akibat gangguan neurologis terjadi di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah. Akses terhadap pengobatannya juga sangat bervariasi.

Negara-negara berpendapatan tinggi memiliki ahli neurologi 70 kali lebih banyak per 100.000 orang dibandingkan negara-negara berpendapatan rendah-menengah. Laporan in imuncul dalam analisis data Global Burden of Disease, Injuries, and Risk Factor Study (GBD) 2021.*

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gangguan sarafOrganisasi Kesehatan DuniaWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengadilan Menyatakan Craig Wright Bukan Penemu Bitcoin
Tulisan selanjutnya PBB Pilih Pria Transgender sebagai Delegasi, Punya Sejarah Mencuri Pakaian Dalam  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?