Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Jendela Keluarga

Jangan Takut Punya Banyak Anak!

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Oktober 2015 08:30 8:30 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Oktober 2015 08:30
Bagikan
ilustrasi
Bagikan

“Gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama”, demikian pepatah masyhur. Orang lain hanya dapat mengenang sosok yang telah tiada dengan mengeja nama, serta merangkaikan do’a untuknya.

Begitu juga dengan lelaki luar biasa, sebut saja Sulantas. Tanggal 28 September 2015 lalu, ia berpulang di usia 52 tahun dengan perantara sakit yang sekian lama menguji kesabaran dan keikhlasan.

Pembawaan almarhum yang sederhana, ramah, santun dan senang berbagi, tentu saja membuat banyak orang senang bisa mengenal beliau.

Meski seorang pegawai negeri sipil, ia tetap bisa aktif dalam kegiatan-kegiatan keislaman dan bersinergi dengan beberapa pegiat ormas Islam di Kabupaten Kutai Barat dan daerah lainnya.

Sempat menjabat sebagai ketua Komite Sekolah SMP Integral Hidayatullah Melak, pria 7 orang anak ini senang berbagi nasihat dan pengalaman kepada para santri, guru dan pengurus pesantren.

Baca Juga

Anak Saleh Buah dari Kesalehan Orang Tua?
Muharram, Momen Terbaik Menjadi Ibu Terbaik
Kecantikan Muslimah Sejati
Sebab-sebab Durhaka Istri kepada Suami
Anak Shalih dan Shalihah Takdir Allah, Kita Terus Berusaha

Masih lekat dalam ingatan saat kami berkunjung ke rumah dinas yang ditempatinya sekeluarga. Kala itu kondisi kesehatan beliau sudah kurang baik. Beberapa kali masuk rumah sakit. Cerita-cerita menarik seputar pengalaman rohaninya mengalir indah. Menguatkan semangat dakwah yang pasang dan surutnya susah diprediksi.

“Jangan takut punya anak banyak. Kalau bisa malah punya anak sebanyak-banyaknya,” kata-katanya tentu saja membuat kami, pasangan yang baru dikaruniai dua putri, tersipu malu.

Harta saja jika tidak cukup menjadi bekal perjalanan sejati jika tidak terlebih dulu dikonversikan menjadi amal shalih. Begitupun dengan ilmu yang bermanfaat. Jika kemudian amal shalih, dan ilmu yang bermanfaat kemudian dilengkapi dengan anugerah anak shalih yang banyak, Insyaa Allah, semoga mencukupi bekal untuk masuk ke SyurgaNya.

Sebab anak, punya perjalanan seumur hidupnya untuk menjadi shalih. Sehingga kapanpun ia shalih dan mendo’akan orang tuanya yang sudah berpulang, tentu saja dapat mengalirkan pahala yang tak putus untuk kedua orang tuanya.

Semakin banyak anak yang berusaha menjadikan dirinya shalih, semakin banyak peluang orangtua untuk mendekat ke Syurga hingga kelak berkumpul bersama anak-anaknya.

“Jangan takut hidup susah karena punya banyak anak,” sambungnya lagi. Sebab rezeki anak itu bukan di tangan orangtuanya. “Allah sudah atur sedemikian indahnya! Bahkan cacing saja yang di dalam tanah, masih bisa hidup.”

Kebanyakan orangtua terlalu sombong merasa bahwa hidup anak bergantung di pundaknya. Seolah mereka akan mati kelaparan jika tidak ada nafkah darinya. Sekalipun menghalalkan segala cara dengan dalil menyenangkan keluarga. Padahal semua itu hanya perantara rezeki Allah bisa sampai pada keluarganya.

قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ قُلِ اللَّهُ

“Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan dari bumi?” Katakanlah: “Allah.” (QS. Saba’: 24)

Bahkan kepada hewan dan burung-burung saja Allah sudah tentukan rezekinya.

وَمَا مِن دَآبَّةٍ فِي الأَرْضِ إِلاَّ عَلَى اللّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ

“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).”(QS. Hud: 6).

Tugas kita adalah memilih dan memilah jalan baik yang mana untuk menjemputkan rezeki halal bagi keluarganya.

Almarhum adalah contoh, bagaimana sederhana adalah sebuah pilihan. Teguh memegang prinsip juga merupakan pilihan. Perjuangannya membuktikan bahwa harta bukanlah satu-satunya keindahan yang dikejar.Semakin mendekat padaNya, semakin kita sadar bahwa kita tidak ada apa-apanya.

Semoga kelak, anak-anaknya tumbuh menjadi sosok-sosok bermental baja, serta shalih dan shalihah seperti yang beliau harapkan. Begitu juga dengan kita semua. Aaamiin.*/Rezeki N. Diah, seorang guru. Tinggal di Melak, Kutai Barat

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakbanyak anakburungrezeki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mendag Sebut Ekonomi Indonesia Dalam Proses Transisi
Tulisan selanjutnya Serangan Rusia atas Suriah Dinilai Memperjelas Haq dan Bathil

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

5 Tips Mendidik Anak agar Cinta Ramadhan
Jendela Keluarga

Sudahkah Anak Kita Diajarkan Akidah?

3 Desember 2022 20:55
Jendela Keluarga

Menjadi Ayah yang “Mesra” dengan Anak

26 November 2022 07:10
Jendela Keluarga

Akhlak Muslimah, Lembutlah dalam Bicara

8 November 2022 21:45
Jendela Keluarga

Hakikat Wanita Shalihah

4 November 2022 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?