Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Masifnya Perilaku Amoral seperti Korupsi, Perlu Keseriusan Pemerintah

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Maret 2017 07:00 7:00 am
Ahmad
Dipublikasikan 15 Maret 2017 07:00
Bagikan
Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, pucuk pemerintahan Indonesia saat ini.
Bagikan

Hidayatullah.com– Banyaknya perilaku amoral dan nir-adab yang dinilai sangat memalukan dalam skala masif akhir-akhir ini di Indonesia dirasa memprihatinkan.

Misalnya, ungkap Ketua Dewan Presidium Gerakan Indonesia Beradab (GIB) Bagus Riyono, adalah perilaku rasuah para pejabat yang tidak menggambarkan tanda-tanda semakin berkurang.

Yang terbaru, imbuhnya, dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP elektronik (e-KTP). Diketahui kasus ini menimbulkan kerugiaan negara hingga Rp 2,3 triliun.

Atas fenomena itu, GIB meminta Pemerintah agar lebih mengutamakan pembangunan karakter anak bangsa. “Kami meminta pemerintah melakukan ikhtiar yang sangat serius, adil, dan tanpa pandang bulu terhadap tindakan korupsi,” ujar Bagus dalam keterangan tertulis kepada hidayatullah.com di Jakarta baru-baru ini.

Baca: KPK Diminta tidak Tebang Pilih, Usut Tuntas Kasus Korupsi e-KTP

Hal itu, kata dia, demi membentuk masyarakat yang bermoral dan beradab sehingga akan berdampak jangka panjang.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Contoh lain perilaku amoral dan nir-adab yang diungkapkan Bagus adalah muatan lesbian, homoseksual, biseksual, dan transgender atau LGBT yang menurutnya hendak disusupkan kepada anak bangsa melalui tayangan film Beauty and The Beast.

Atau, imbuhnya, melalui aksi-aksi propaganda LGBT yang bertopeng nilai-nilai HAM, kesetaraan gender, kekerasan terhadap perempuan, dan sebagainya.

Pembangunan Karakter di Berbagai Bidang

Terkait pembangunan karakter anak bangsa, Bagus mengatakan, hal itu mesti diupayakan di berbagai bidang.

Baik secara legislatif di bidang perundangan pengelolaan anggaran, secara yudikatif di bidang penegakan hukum, maupun secara eksekutif di bidang pengadaan dan pelaksanaan program, paparnya.

Ujungnya, terang Bagus, pemerintah diharapkan mengakhiri segera orientasi pendidikan yang sekadar berfokus pada; pendidikan persekolahan, pergantian kurikulum tanpa akhir, berbasis pada pencapaian akademik semata, dan berkiblat pada keberhasilan yang materialistis.

Baca: People Power Melawan Megakorupsi

“Seharusnya falsafah dan sistem pendidikan berorientasi pada pendidikan nilai dan keberadaban, berbasis pada keimanan, berkiblat pada agama dan kearifan bangsa, dan makin menguatkan peran masyarakat dan keluarga,” pungkasnya.

GIB merupakan wadah gerakan dari kumpulan 203 organisasi yang peduli dan fokus terhadap perbaikan nilai-nilai keadaban di tengah masyarakat.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:adabanak bangsaBagus Riyonofalsafah pendidikanfilm Beauty and The BeastGerakan Indonesia BeradabGIBHAMKetua Dewan Presidium GIBKorupsikorupsi e-KTPKTP elektroniklgbtmoralnir-adabpembangunan karakterpemerintahPendidikanperilaku amoralperilaku rasuah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya GP Ansor Harus Patuh Hasil Muktamar Lirboyo, Masalah Pemimpin Non-Muslim
Tulisan selanjutnya PM Pakistan: Hukum Penghina Islam di Media Sosial

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Berita
11 Oktober 2026 23:14
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?