Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Koalisi Masyarakat Sipil Dorong Kasus Penyerangan Novel Ditangani Tim Independen

Ahmad
Terakhir diupdate: 27 Juli 2017 11:27 11:27 am
Ahmad
Dipublikasikan 27 Juli 2017 11:27
Bagikan
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak berbicara kepada wartawan terkait kasus penyerangan Novel Baswedan.
Bagikan

Hidayatullah.com – Koalisi Masyarakat Sipil mendorong agar penanganan kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, diambil alih oleh semacam Tim Gabungan Pencari Fakta atau TGPF.

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, lambatnya penanganan kasus teror atas Novel dikarenakan banyak hal yang ganjil dan tarik-menarik kepentingan dari penegak hukum itu sendiri.

Karenanya, terang Dahnil mewakili Koalisi, pihaknya mendorong adanya tim independen yang menangani kasus ini.

“Bagaimana mungkin yang memeriksa itu polisi sedangkan kita sedang mengalami tidak percaya kepada kepolisian karena terkait dengan mereka,” ujarnya di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (26/07/2017).

Baca: Penanganan Kasus Penyerangan Novel, Haris Azhar: Ada Tarik-menarik Kepentingan

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dahnil mencontohkan, bagaimana sejak awal diyakini ada sidik jari dari barang bukti yang dinilai bisa dijadikan petunjuk kuat untuk mengungkap pelaku, akan tetapi disampaikan kepolisian bahwa sidik jari tersebut tidak ada.

Belum lagi, sambungnya, banyak pernyataan penegak hukum yang berubah-ubah mengenai kasus tersebut.

“Masalahnya itu di situ. Sejauh mana kami bisa mempercayai penyidik, sejauh mana kasus ini bisa dituntaskan sebagaimana mestinya,” ungkapnya.

Sementara, ia menambahkan, banyak kasus yang diduga tidak terkait dengan kepolisian berjalan baik dan tuntas dengan cukup cepat.

Baca: Koalisi Masyarakat Sipil Beberkan Kejanggalan Penyidikan Kasus Penyerangan Novel

Karenanya, Dahnil menegaskan, kasus teror atas Novel ini perlu ditangani oleh tim independen yang disetujui oleh Presiden sebagai panglima tertinggi dari penegak hukum.

“Kami tidak ingin kasus Novel berjalan di ruang gelap. Karenanya kami berkomitmen mendorong kasus ini pada ruang terang. Novel sendiri bersepakat mendorong TGPF,” tandasnya.

Sementara itu, mantan Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar meminta, agar orang-orang di sekeliling presiden juga jangan memanipulasi bahwa kasus teror atas Novel baik-baik saja.

“Ini penting karena terkait janji Presiden Joko Widodo dalam pemberantasan korupsi,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:air kerasDahnil Anzar SimanjuntakHaris Azharkasus korupsikekerasanKetua Umum PP Pemuda MuhammadiyahKoalisi Masyarakat Sipilkomisi pemberantasan korupsiKontrasKorupsiKPKkriminalisasiNovel BaswedanNovel Baswedan Disiram Air KerasPemuda Muhammadiyahpenegakan hukumPenyidik KPKPolri-KPKTGPF kasus NovelTim Gabungan Pencari Fakta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penanganan Kasus Penyerangan Novel, Haris Azhar: Ada Tarik-menarik Kepentingan
Tulisan selanjutnya Raih “Anugerah Syiar Ramadhan 2017”, Stasiun TV Diingatkan akan Amanat UU Penyiaran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?