Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pertemuan Ormas dan Pemerintah, Bendera Tauhid tak dilarang

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 10 November 2018 09:51 9:51 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 10 November 2018 09:30
Bagikan
Habib Hanif Alatas dari FSI menyampaikan penjelasan soal bendera bertulisan kalimat tauhid pada Dialog Kebangsaan bersama Tokoh-tokoh Ormas Islam di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (09/11/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Ormas-ormas Islam bersepakat untuk menjaga persatuan, kesatuan, dan mengedepankan dialog dalam segala hal, pasca kasus pembakaran bendera bertulisan kalimat tauhid di Garut, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

“Kita sepakat kita akan menjaga persatuan, kesatuan, mengedepankan dialog dalam segala hal dan terpenting terkait masalah bendera, tadi sudah dijelaskan,” ujar Ketua Umum Front Santri Indonesia (FSI) Habib Hanif Alatas sebagai salah satu peserta Dialog Kebangsaan bersama Tokoh-tokoh Ormas Islam di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (09/11/2018).

Baca: Vonis Pembakar ‘Bendera Tauhid’ Dinilai Tidak Adil

Pada pertemuan antara pemerintah dan ormas Islam itu ia menjelaskan perbedaan antara bendera bertulisan kalimat tauhid –seperti yang dibakar di Garut tersebut– dengan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Hanif bahkan membawakan contoh dua jenis bendera dimaksud dan memperlihatkannya kepada para peserta dialog, antara lain Menko Polhukam Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, perwakilan PBNU, GP Ansor, dan ormas-ormas Islam lainnya.

“Bahwasanya yang tidak boleh ini bendera ini,” jelas Hanif seraya mengangkat contoh bendera hitam yang disertai tulisan “Hizbut Tahrir Indonesia”. “Ini bendera HTI ini, tadi sudah dijelaskan secara gamblang,” imbuhnya usai pertemuan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sedangkan yang satunya, yaitu bendera mirip yang dibakar di Garut, “Yang ini tidak pernah dilarang,” tegasnya seraya memperlihatkan contoh bendera hitam bertulisan putih kalimat tauhid dalam lafadz Arab “La ilaha illallah Muhammad Rasulullah”. “Tadi sudah dijelaskan dan disepakati oleh beberapa (ormas)…” sambungnya.

Baca: Busyro: Pembakar “Bendera Tauhid” Harusnya Dijerat Pasal Penodaan Agama

“Artinya,” lanjut Hanif, “ke depan bendera tauhid yang seperti ini dan dengan warna apapun tidak boleh di-sweeping lagi, tidak boleh dilarang lagi, tidak boleh dikucilkan lagi. Ini sudah menjadi kesepakatan di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia….

Mudah-mudahan dengan adanya kesepakatan ini bendera ini wajib untuk dihormati, wajib dimuliakan. Dari PBNU tadi juga sudah minta maaf, dari Banser juga sudah minta maaf.”

Pertemuan itu digelar terkait kasus pembakaran “bendera tauhid” oleh oknum Barisan Ansor Serbaguna (Banser) tersebut. Pada dialog bertema “Dengan Semangat Ukhuwah Islamiyah, Kita Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa” ini, pihak yang bertemu dari pemerintah antara lain Menko Polhukam Wiranto dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, serta dari tokoh-tokoh agama Islam, para ulama, para habaib, dan pimpinan ormas Islam di antaranya dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan PBNU.

Wiranto mengatakan, dalam dialog tersebut telah terjadi kesepakatan bahwa ada kesalahpahaman yang tidak lagi boleh terjadi di masa ke depan.

GP Ansor menyampaikan, sangat menyesalkan terjadinya pembakaran bendera bertulisan kalimat tauhid oleh oknum Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Garut, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Baca: GP Ansor dan PBNU Sesalkan Pembakaran Bendera di Garut

“Kami sangat menyesal dengan peristiwa ini, aturan organisasi juga sudah diterapkan, untuk hukum dipasrahkan oleh penegak hukum. Jangan sampai hal ini (pembakaran, Red) terjadi lagi dan sudah ditegaskan kepada anggota kami. Jika ada hal itu terulang maka akan ada tindakan tegas. Kami memohon maaf karena peristiwa ini menjadi gaduh,” kata Perwakilan GP Ansor Khairul Anwar.

Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini menyesalkan peristiwa yang terjadi di Garut.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Banserbendera tauhidFSIGP ansorHanif AlatasMenko Polhukamormas IslamPBNUpembakaran benderatauhid
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uni Eropa Boleh Protes, Tapi Italia Kukuh dengan APBN Sarat Utang
Tulisan selanjutnya Gubernur Kaltim Sambut Baik Silatnas Hidayatullah 2018

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online

Berita
27 September 2026 10:23
Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar

Terbaru

  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
  • Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?