Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Hidayatullah Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan Tepat Guna

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Februari 2020 17:48 5:48 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Februari 2020 17:48
Bagikan
Saiful Bahri (kiri) dan Haikal Jauhari pada diskusi Majelis Reboan bertema "Pemanfaatan Energi Terbarukan Tepat Guna di Indonesia" di Gedung DPP Hidayatullah, Polonia, Jakarta Timur, Rabu (05/02/2020).
Bagikan

Hidayatullah.com- Kegiatan diskusi rutin Majelis Reboan yang diadakan Bidang Perekonomian DPP Hidayatullah bertempat di Aula DPP Hidayatullah Jakarta, pada Rabu (05/02/2020) membahas tema “Pemanfaatan Energi Terbarukan Tepat Guna di Indonesia”.

Kabid Perekonomian DPP Hidayatullah, Asih Subagyo mengatakan, ormas tersebut memilki pondok pesantren yang meliputi seluruh di seluruh Indonesia. Dengan jumlah pondok yang banyak, tentunya jika memanfaatkan energi yang terbarukan, akan berdampak sangat besar pada aspek ekonomi.

“Hidayatullah mempunyai jumlah cabang 580 pondok pesantren, rata-rata pembayaran listrik per bulan mulai dari Rp 5-50 juta, tentunya pondok-pondok ini akan bisa berhemat jika memanfaatkan energi terbarukan,” jelas Asih.

Asih menjelaskan bagaimana Indonesia mempunyai keanekaragaman alam sangat banyak, yang bisa dimanfaatkan menjadi sumber listrik. Sehingga, biaya listrik untuk rakyat bisa lebih murah.

“Kita sudah mempunyai beberapa sistem pembangkit listrik, namun masih sangat konvensional sehingga biaya masih terus naik,” jelasnya.

Baca Juga

Studi: Kopi Dikaitkan dengan Penurunan Risiko Kanker dan Sirosis Hati
Temuan BRIN, Bahaya Vape: 100% Berdampak Diabetes, 92% pada Paru-Paru
Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan

Baca: Riyanto Sofyan: Bisnis Syariah itu Tidak Pernah Rugi

Praktisi Energi Baru Terbarukan Dipl Ing Haikal Jauhari MSc, selaku salah seorang pembicara dalam Majelis Reboan kali ini, menjelaskan, alam Indonesia sangat kaya akan energi baru dan juga terbarukan. Namun tidak semua tempat dapat memiliki energi yang cukup.

“Indonesia merupakan negara kepulauan, oleh karena itu cuaca seringkali berubah. Jika menggunakan energi surya, terkadang awan tiba-tiba menutupi,” jelasnya.

Namun, walaupun cuaca yang seringkali berubah, di Indonesia mempunyai kesempatan memanfaatkan sumber energi yang lain.

“Selain energi matahari, Indonesia juga bisa memanfaatkan energi tanaman semisalnya singkong, jika energi panas tidak memungkinkan,” terangnya.

Oleh karena itu, Haikal menjelaskan, dengan jumlah pondok pesantren yang sangat banyak, Hidayatullah mempunyai kesempatan yang besar untuk memanfaatkan energi terbarukan di beberapa tempat.

“Akan sangat menarik jika Hidayatullah memakai sistem solar di tempat yang sangat memungkinkan. Tentunya ini akan menghemat pengeluaran,” pungkasnya.

Baca: Bagaimana Memenangkan Pasar Pariwisata Halal Dunia?

Dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta Dr Saiful Bahri Lc MA selaku pembicara kedua, menjelaskan bahwa sesungguhnya proses memanfaatkan alam untuk dijadikan sumber energi listrik sudah ada di dalam Al-Qur’an.

“Kata khilafah ada di dalam Al-Qur’an. Prinsip khilafah ialah memakmurkan bumi. Allah Subhanahu Wata’ala meminta kita untuk mengurus bumi, baik untuk hari ini maupun hari ke depan,” terang Wakil Ketua Komisi Seni Budaya MUI Pusat ini.

Walaupun kebanyakan orang menyebutnya arti khilafah kebanyakan ialah penguasa, namun sesungguhnya khilafah ialah mereka yang memakmurkan bumi. Mereka yang menggunakan energi terbarukan tanpa merusak sistem alam yang bisa berakibat buruk.

Khilafah prinsipnya memakmurkan bumi Allah, sekalipun disebutkan sebagai penguasa, maka tidak seharusnya bumi dieksploitasi memakai hawa nafsu, karena ada aturan dan panduannya.* Abdul Mansur J

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bumiDPP HidayatullahenergiEnergi terbarukanHaikal JauhariKhilafahMajelis ReboanTenaga Surya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Akan Buat Lembaga Menaungi Filantropi se-Indonesia
Tulisan selanjutnya MUI Minta Ulama Dilibatkan Terkait Eks Simpatisan ISIS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Berita
13 Oktober 2026 00:13
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato

8 Juli 2026 08:09
Iptekes

UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa

3 Juli 2026 20:54
Iptekes

Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

21 Juni 2026 13:43
Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?