Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Juni 2026 13:43 1:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Juni 2026 13:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Jumlah pasien gangguan liver, ginjal dan saluran pencernaan disebabkan kebiasaan mengkonsumsi suplemen harian semakin bertambah, sementara media sosial mengajak orang untuk “meningkatkan” kesehatan dengan mengkonsumsi pil dan tepung suplemen.

Pakar gizi mengatakan tren itu “menggila”, bahkan sebagian percaya makan pil lebih baik dari makan makanan sungguhan” kata seorang ahli gizi kepada BBC. “Padahal tidak demikian.”

Ahli gastroenterologi Dr Pedro de Maria Pallares dari Hospital Universitario La Paz di Madrid mengatakan dia melihat semakin banyak gangguan liver yang disebabkan oleh suplemen herbal.

“Kami menanyakan pasien apakah mereka minum obat-obatan. ‘Tidak’, kata mereka … Kemudian mereka berkata: ‘Oh, Saya mengkonsumsi beberapa suplemen berbeda’.” Dia memperingatkan bahwa dosis tinggi vitamin A, glutamine, ashwagandha dan ekstrak teh hijau dapat menjadi racun bagi liver.

Risiko itu tergambar dari pengalaman Ginger Smith, 30, seorang influencer di Seattle yang rutin mempromosikan suplemen secara daring. Setelah mengkonsumsi pil dosis tinggi vitamin C, vitamin D, kunyit dan pil anti-kembung, dia mengalami batu ginjal berukuran 2-3 cm. Operasi pengangkatannya menelan biaya $6.000, meskipun sudah dengan asuransi.

Baca Juga

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

“Saya tidak pernah menyangka bahwa upaya memperbaiki kesehatan yang saya lakukan, justru berakhir dalam keadaan yang begitu buruk,” katanya, seperti dilansir BBC Sabtu (20/6/2026).

Dr Karan Rajan, dokter bedah dan science communicator badan kesehatan Inggris NHS, mengatakan suplemen bisa sangat bermanfaat, tetapi setiap suplemen harus disikapi dengan skeptisisme sampai benar-benar terbukti berkhasiat.

Dia sendiri mengkonsumsi vitamin D, serat, dan kreatin dalam “kombinasi yang tepat sasaran” , tetapi memperingatkan bahwa mencampur berbagai suplemen dapat menyebabkan duplikasi yang berbahaya.

Prof Victoria Tzortziou Brown, presiden Royal College of GPs, mengatakan pasien kemungkinan mengkonsumsi suplemen dalam jumlah berlebihan atau yang dapat berinteraksi dengan obat-obat resep dokter. “Berlebihan belum tentu lebih baik,” ujarnya.

Ahli gizi Kristen Stavridis mendeak masyarakat untuk memprioritaskan makanan sesungguhnya daripada pil.

“Media sosial memperdaya mereka bahwa untuk sehat orang perlu mengkonsumsi suplemen-suplemen tersebut, padahal seringkali sebenarnya tidak demikian,” kata Stavridis.

Dia merekomendasikan vitamin D pada musim dingin dan zat besi dalam jangka waktu pendek bagi orang-orang yang mengalami defisiensi. Namun, dia memperingatkan sebaiknya masyarakat terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi suplemen guna memperbaiki defisiensi.

Smith sekarang sudah berhenti mengkonsumsi “gado-gado pil suplemen” dan hanya meminum satu multivitamin.

“Lucunya, saya merasa sama berenergi dan sehatnya seperti saat saya mengonsumsi berbagai suplemen itu,” ujarnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dicabut, Zelensky Kembalikan Medali Penghargaan dari Polandia
Tulisan selanjutnya Produksi Minyak Iraq Diperkirakan Normal Dalam Dua Bulan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jubir Taliban Peringatkan Pakistan Supaya Tidak Melakukan Operasi Militer di Wilayah Afghanistan

Berita
20 September 2026 14:13
‘Israel’ Dikabarkan Bagikan Intelijen Terkait Houthi ke Arab Saudi
Dapat Izin dari Indonesia, Malaysia akan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
Ms Rachel Gandakan Donasi Mackelmore untuk Palestina, Jadi 2 Juta Dolar AS
Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina

Terbaru

  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
  • Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
  • Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
  • Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
  • Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab
  • Asap Tebal Muncul Dekat Bandara, Houthi Klaim Lancarkan Serangan ke Riyadh
  • Tiga Tahun Perang, Penjajah ‘Israel’ Mulai Kehabisan Tentara dan Peralatan
  • Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih
  • Dapat Izin dari Indonesia, Malaysia akan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
  • Masjid Polisi Diserang Bom Mobil Saat Shalat Jumat di Khyber Pakhtunkhwa

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

22 Mei 2026 15:27
Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Iptekes

Kecenderungan Beragama Generasi Z Meningkat, Ini Temuan Peneliti

2 Maret 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?