Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Girangnya Penjual Donat ini Bisa Berjabat Tangan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 April 2020 16:26 4:26 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 April 2020 16:18
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com | MAKIN ke sini suara itu kian jelas terdengar. Tanpa perlu menengoknya, sebagian warga memang sudah hafal dengan teriakan itu. Ada beberapa alasan memang untuk analisis itu.

Pertama, suaranya yang terdengar serak-serak. Nyaris semua orang yang biasa interaksi dengannya hafal dengan genre suara itu.

Kedua, nama kue yang diteriakkan. Bisa dikata penganan itu tak banyak yang menjualnya di daerah ini. Karena memang ia butuh proses yang tak singkat dalam mengolahnya.

Ketiga, soal waktu. Meski tak juga rutin jualan setiap hari. Tapi sore hari selalu jadi pilihan waktu favorit bagi yang ingin keliling jualan. Khususnya di sekitar perumahan warga yang terletak di ujung timur kota Balikpapan tersebut.

“Donat…! Donat…!”

Baca Juga

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Kisah Mualaf Big Frank, Influencer Penuh Tato asal Inggris
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam

Benar saja. Tidak lama kemudian muncul pemilik suara itu. Cuma seperti ada yang aneh dari tampilannya. Kalau dulu ia menjajakan donat bikinannya dengan mengendarai motor. Kali ini homemade itu dibawa keliling pakai kereta bayi yang didorongnya pakai tangan kanannya.

Ah, soal terlihat aneh, sebenarnya bukan hal baru lagi. Kadang penjual penganan yang berbentuk bulat dan ada lubang di tengahnya itu berkeliling jalan kaki pakai tongkat, memakai jubah atau gamis panjang, lengkap dengan surban di kepala. “Seperti zaman Nabi Musa,” ujarnya tersenyum.

“Laris saja kah jualannya?” tanyaku to the point. Kali ini penjual yang tak lain sahabat sejak santri itu tiba di samping rumah. Aku sendiri sejak tadi sedang bersih-bersih halaman dan bakar sampah daun kelapa yang jatuh karena kering.

“Alhamdulillah, namanya rezeki ya ada saja,” jawabnya tersenyum. “Wah apinya besar sekali. Tinggi sampai ke atas,” kawan itu tiba-tiba mengomentari api yang memang sedang berkobar.

Soal api, kawan ini memang tergolong sensitif. Konon, ada banyak kisah hidupnya terkait dengan api. Suka bakar-bakar sampah, juga maksudnya. Makanya tak heran, ia langsung komentar tentang sampah yang lagi dibakar itu.

“Eh tahu tentang corona kah? Apa itu, orang bicara tentang corona semua sekarang.”

Namanya juga ngobrol pinggir jalan. Tema apa saja bisa muncul dalam percakapan. Kali ini teman itu bertanya soal wabah yang sedang melanda. Semua orang memang terkena efek virus flu jenis baru tersebut.

“Biasa. Ada virus yang menyebar,” jawabku singkat.

“Bahaya kah itu?”

Saya menjelaskan jika virus corona yang telah menelan banyak korban itu penyebarannya sangat cepat.

“Eh pulang dulu ya, sudah jelang Maghrib,” kali ini penjual donat itu pamit sambil menyodorkan tangannya hendak salaman.

Waduh, karena terlanjur diulur, akhirnya tangan itu kusambut dan kami berjabat tangan sebelum dia pamit pergi.

“Lho kok ketawa?” ungkapku. Heran saja. Setelah salaman, eh dia langsung tertawa senang.

“Iya soalnya beberapa kali saya ajak orang salaman, tidak ada yang mau salaman dengan saya,” jelasnya sambil pergi dengan tawanya. Aku sendiri buru-buru masuk rumah. Cuci tangan dan langsung mandi.* Masykur

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Balikpapancovid-19jabat tanganSalamvirus corona
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dari Kehidupan Malam ke Terang Cahaya Islam
Tulisan selanjutnya Perlukah Memberi Label Feminis pada Sayyidah Aisyah Ra

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga

30 Juni 2026 16:15
Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

30 Mei 2026 17:30
Feature

Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi

27 Mei 2026 07:57
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

30 April 2026 14:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?