Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Gigi Hadid: Israel, Negara yang Jadikan Anak Sebagai Tahanan Perang

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 28 November 2023 09:27 9:27 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 28 November 2023 10:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Supermodel berdarah Palestina-Amerika, Gigi Hadid, mengutuk Israel sebagai “satu-satunya negara yang menjadikan anak-anak sebagai tawanan perang.” Unggahannya di Instagram dibuat saat anak-anak Palestina dibebaskan dari tahanan militer sebagai bagian dari ketentuan gencatan senjata perlawanan Palestina dan “Israel”.

Entitas Zionis “Israel” dan Hamas menyetujui gencatan senjata selama empat hari yang dimulai pada hari Jumat, 24 November, kesepakatan tersebut termasuk pembebasan 150 warga Palestina dari tahanan oleh pasukan pendudukan “Israel” di Tepi Barat yang diduduki, yang kesemuanya diadili di pengadilan militer atau ditahan tanpa dakwaan atau pengadilan. Sekitar 50 tawanan “Israel” juga akan dibebaskan sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.

Dalam sebuah referensi yang jelas terhadap video yang beredar di media sosial tentang anak-anak Palestina yang dipertemukan kembali dengan keluarga mereka setelah berbulan-bulan dan bertahun-tahun dalam penahanan, Hadid mengutuk Israel atas perlakuan buruk dan penyiksaan terhadap anak-anak. “Penculikan, pemerkosaan, penghinaan, penyiksaan, pembunuhan terhadap warga Palestina. Bertahun-tahun sebelum 7 Oktober 2023.”

Dalam unggahannya, Gigi Hadid menyertakan foto Ahmad Mansara, seorang warga Palestina yang telah ditahan oleh Israel sejak berusia 13 tahun pada 2015 dan masih dipenjara hingga saat ini di sel isolasi.

Saat itu, ia dan sepupunya yang berusia 15 tahun dituduh menikam dua warga “Israel” di pemukiman ilegal Pisgat Ze’ev di Tepi Barat yang diduduki. Sepupunya ditembak mati di tempat kejadian, sedangkan Ahmad ditabrak mobil dan mengalami luka serius di bagian kepala saat kerumunan orang “Israel” mencemoohnya.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Setelah penangkapannya, rekaman video beredar luas di media sosial dan menunjukkan Ahmad yang masih muda dan tertekan diperlakukan dengan kasar dan diinterogasi dengan kejam tanpa kehadiran orang tua atau perwakilan hukumnya.

Dia dianiaya selama tahun-tahun awal penahanannya sampai-sampai dia kemudian didiagnosis menderita skizofrenia. Sebuah kelompok HAM telah memohon kepada presiden “Israel” untuk mengampuni Ahmad karena kesehatan mentalnya.

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bella HadidisraelpalestinaPerang Palestina-IsraelTahanan Palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelobi Koalisi Partai Geert Wilders Mundur, PVV Belum Pasti Berkuasa di Belanda
Tulisan selanjutnya Penasihat Imran Khan Disiram Cairan Asam di Inggris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Berita
13 Oktober 2026 00:13
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?