Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Penasihat Imran Khan Disiram Cairan Asam di Inggris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 November 2023 11:45 11:45 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 November 2023 11:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang penasihat mantan perdana menteri Pakistan Imran Khan mengatakan dirinya menjadi korban serangan dengan cairan asam di luar rumahnya di Inggris.

Mirza Shahzad Akbar mengatakan cairan kimia yang dilemparkan pelaku tidak mengenai matanya tetapi menyebabkan luka di tubuhnya.

Polisi mengatakan sedang menyelidiki peristiwa itu, tetapi sejauh ini belum ada tersangka yang ditangkap, lansir BBC Senin (27/11/2023)

“Pelaku penyerangan melemparkan larutan asam ke arah saya dan melarikan diri,” kata Akbar lewat X dalam bahasa Urdu.

“Saya tidak akan terintimidasi atau tunduk pada mereka yang melakukan ini,” imbuhnya dalam bahasa Inggris.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Akbar mengatakan kepada BBC bahwa dia menerima banyak ancaman di Inggris sejak melarikan diri dari Pakistan bersama keluarganya.

Akbar mengatakan saudara lelakinya dihilangkan paksa di Pakistan sebelum muncul kembali beberapa bulan kemudian.

Dia meyakini serangan cairan asam yang diterimanya merupakan bagian dari ancaman-ancaman tersebut, tetapi dia enggan menyebutkan siapa kiranya yang menjadi dalangnya.

Akbar mengatakan cairan kimia itu menyebabkan luka pada lengan dan bagian atas kepalanya, tetapi tidak mengenai mata.

Kepolisian Hertfordshire mengatakan petugasnya mendapat laporan tentang suatu serangan yang menggunakan cairan asam pada hari Ahad sore. Akibat serangan itu korban dirawat di rumah sakit tetapi sekarang sudah diperbolehkan pulang.

Polisi mengimbau pihak yang menyaksikan atau memiliki informasi terkait kasus tersebut agar mengontak mereka.

BBC tidak memberikan keterangan lokasi kejadian untuk keselamatan Akbar dan keluarganya.

Akbar pernah menjabat menteri kabinet dalam pemerintahan PM Imran Khan, yang dilengserkan pada 2022 oleh parlemen lewat mosi tidak percaya.

Imran Khan, bekas bintang cricket papan atas yang memasuki dunia politik setelah pensiun sebagai atlet, sekarang sedang mendekam di penjara di Pakistan atas sejumlah dakwaan, yang diyakininya merupakan akal-akalan penguasa untuk menjegal dirinya keluar dari kancah politik.

Pengacara Khan mengatakan kliennya menghadapi lebih dari 100 dakwaan, termasuk tuduhan pembocoran rahasia negara dan menggerakkan aksi protes disertai terhadap pemerintah disertai kekerasan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Imran KhaninggrisPakistanShazad Akbar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gigi Hadid: Israel, Negara yang Jadikan Anak Sebagai Tahanan Perang
Tulisan selanjutnya Satelit Mata-mata Korea Utara Diklaim Mampu Memotret Gedung Putih dan Pentagon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?