Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Rugi Terus Karena Houthi, Pelabuhan Eilat ‘Israel’ akan Ditutup

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 18 Juli 2025 19:49 7:49 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 18 Juli 2025 20:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Pelabuhan Eilat ‘Israel’ akan berhenti beroperasi pada Ahad setelah gagal membayar hutang menyusul anjloknya pendapatan akibat serangan Houthi di Laut Merah.

Menurut surat kabar ekonomi Israel, The Calcalist, pemerintah kota Eilat telah membekukan rekening bank pelabuhan tersebut, berisi 10 juta shekel, akibat pajak yang belum dibayar.

The Calcalist menegaskan bahwa serangan Houthi terhadap kapal-kapal yang terkait ‘Israel’ berperan besar dalam penurunan tajam pendapatan pelabuhan Eilat.

Otoritas Pengiriman dan Pelabuhan ‘Israel’ mengatakan pada hari Rabu bahwa akibat “krisis keuangan yang dialami akibat konflik yang sedang berlangsung, Pemerintah Kota Eilat memberi tahu manajemen pelabuhan tentang penyitaan semua rekening banknya karena utang kepada pemerintah kota.

“Akibatnya, pemberitahuan telah diterima dari Otoritas Pengiriman dan Pelabuhan yang menyatakan bahwa Pelabuhan Eilat diperkirakan akan ditutup dan menghentikan semua aktivitas mulai Minggu mendatang,” tambahnya.

Baca Juga

ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Pendapatan pelabuhan Eilat pada tahun 2024 anjlok menjadi hanya 42 juta shekel (Rp203 miliar), turun hampir 80 persen dari 212 juta shekel (Rp1,027 triliun) pada tahun 2023, setelah pengiriman dialihkan ke pelabuhan-pelabuhan Mediterania di Ashdod dan Haifa.

Kepada The Calcalist, seorang dari pelabuhan tersebut mengatakan bahwa ditutupnya Eilat “melambangkan kemenangan bagi Houthi dan kerugian bagi perekonomian Israel”.

Houthi Yaman, juga dikenal sebagai Ansar Allah, mulai menyerang Israel dan kapal-kapal pengangkut barang yang menuju ‘Israel’ di wilayah Laut Merah untuk memprotes perang genosida di Gaza.

‘Israel’ telah membunuh sedikitnya 58.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 140.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak.

Menurut lembaga amal internasional Save the Children, diperkirakan sebanyak 21.000 anak hilang.

Oded Forer, seorang anggota parlemen Israel dari partai sayap kanan Yisrael Beiteinu, mengatakan kepada Middle East Eye bahwa penutupan pelabuhan tersebut merupakan “aib bagi pemerintah Israel”.

Menurut Forer, yang mengepalai Komite Knesset untuk Penguatan dan Pembangunan Negev dan Galilea, pemerintah “tidak mampu menghilangkan ancaman terhadap rute pelayaran ke Eilat, sehingga dalam praktiknya gerbang perdagangan selatan Negara Israel tercekik”.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HouthiisraelPelabuhan Eilatyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kardinal Yerusalem Bawa Bantuan ke Gaza Setelah Gereja Katolik Dibom Zionis Israel
Tulisan selanjutnya Ganti Rugi Kebakaran Kilang Baghdad dan Erbil Sepakat Melanjutkan Kembali Ekspor Minyak Kurdi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Berita
21 Juli 2026 08:51
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

21 Juli 2026 10:00
senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

21 Juli 2026 06:30
Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?