Hidayatullah.com – Raja Charles III mengunjungi Cambridge Central Mosque, masjid ramah lingkungan pertama di Eropa, pada Senin. Momen kunjungan itu dibagikan dalam akun X resmi Kerajaan Inggris.
Terlihat Raja Charles III berkeliling masjid ditemani oleh Abdul Hakim Murad, cendekiawan Muslim Inggris yang juga pendiri Cambridge Muslim College.
“Hari ini di Cambridge, Raja mengunjungi masjid ramah lingkungan pertama di Eropa. Cambridge Central Mosque dikenal karena kualitas arsitekturnya, kepemimpinan lingkungan, dan perannya sebagai tempat ibadah serta keterlibatan komunitas,” tulis akun resmi kerajaan @RoyalFamily.
Kerajaan Inggris juga menegaskan bahwa masjid tersebut dirancang dengan konsep keberlanjutan melalui sistem hemat energi dan pemanfaatan energi terbarukan.
“Masjid yang berfokus pada keberlanjutan ini menggabungkan desainnya, sistem hemat energi, dan pembangkitan energi terbarukan untuk secara signifikan mengurangi emisi karbon,” lanjut pernyataan tersebut.
Selama berada di masjid, Raja Charles bertemu dengan para imam dan anggota komunitas Muslim, meninjau arsitektur bangunan ramah lingkungan itu. Ia juga sempat mendapat penjelasan mengenai berbagai program sosial dan pembinaan generasi muda yang dijalankan pengelola masjid.
Cambridge Central Mosque diresmikan pada 2019 dan menjadi masjid ramah lingkungan pertama di Eropa. Bangunan ini memanfaatkan panel surya fotovoltaik, pompa panas sumber udara, serta sistem penampungan air hujan, dengan energi surya menyuplai sekitar 40 persen kebutuhan listriknya.
Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, masjid ini juga aktif membantu keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi, menyelenggarakan kegiatan kesehatan masyarakat, dan pernah menjadi pusat vaksinasi selama pandemi COVID-19.
Erdogan Sambut Baik Kunjungan Raja Charles
Menanggapi kunjungan tersebut, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan menyebut langkah Raja Charles sebagai sesuatu yang “sangat bermakna” di tengah meningkatnya Islamofobia dan rasisme budaya.
Dalam pesan tertulisnya, Erdoğan mengatakan Cambridge Central Mosque, yang dibangun dengan kontribusi Turki, telah menjadi “simbol solidaritas melawan diskriminasi dan penghormatan terhadap kemanusiaan di tengah kebencian.”
Erdoğan juga memuji upaya Raja Charles dalam mendorong kehidupan yang damai di tengah keberagaman agama dan budaya, seraya menyatakan harapannya dapat menyambut Raja Charles dalam kunjungan resmi ke Turki pada masa mendatang.*




