Hidayatullah.com– Kardinal Pierbattista Pizzaballa, Patriark Latin Yerusalem yang merupakan pemimpin tertinggi gereja Katolik di kota itu, mengunjungi jemaatnya di wilayah Palestina di Jalur Gaza.
Hari Jumat (19/12/2025) pemimpin tertinggi Katolik di Yerusalem itu mengunjungi satu-satunya gereja Katolik yang terdapat di Jalur Gaza untuk membagikan pesan harapan Natal dan memberikan dukungan kepada jemaatnya di sana.
Dilansir Associated Press, Kardinal Pierbattista Pizzaballa disambut oleh anak-anak yang mengenakan topi khas Santa dan keffiyeh di halaman gereja, yang dihiasi dengan lampu dan ornamen Natal sederhana.
“Saya tahu situasinya sulit, tetapi melihat ada seberkas cahaya harapan pada anak-anak, sekolah dan aktivas di sini,” kata Pizzaballa dalam bahasa Inggris di hadapan puluhan orang yang hadir du tempat itu.
“Kalian memberikan kesaksian yang luar biasa, tidak hanya tentang kegigihan, tetapi juga tentang keyakinan dan harapan bagi banyak orang, tidak hanya di Gaza tetapi juga banyak tempat di belahan dunia lain.”
Kompleks gereja The Holy Family diberondong tembakan pasukan Israel pada bulan Juli, menewaskan tiga orang dalam serangan yang diklaim pihak Zioinis sebagai tindakan kekeliruan.
“Kita tidak dapat melupakan apa yang terjadi. Dan kita tidak akan pernah melupakannya. Namun, sekarang kita harus melihat ke depan,” kata Pizzaballa. “Kita perlu memulihkan luka, untuk mengobati hati-hati kita,” ujarnya.
Pizzaballa dan sejumlah rohaniwan Katolik lain memanjaatkan doa di dekat diorama tempat kelahiran Yesus dan pohon Natal yang terdapat di dalam gereja itu.
Pastor gereja itu mengatakan bahwa rumah ibadah itu beroperasi seperti biasa meskipun banyak kendala yang mereka hadapi seperti lonjakan harga dan kelangkaan bahan makanan serta listrik yang kerap padam.
Dalam pesan hariannya yang diunggah ke kanal YouTube yang disampaikan dalam bahasa ibunya Spanyol, Rev. Gabriel Romanelli pada hari Kamis mengeluhkan tentang hawa dingin yang melanda daerah itu, terendah sampah 7 derajat Celsius. Meskipun demikian, kata dia, 160 anak sekolah di sana tetap berlatih untuk persiapan pentas Natal mereka.
Pihak Latin Patriarchate of Jerusalem mengatakan Pizzaballa berencana untuk merayakan Misa Minggu di paroki Gaza, seperti yang juga dilakukanya sebelumnya saat perang berlangsung di masa perayaan Natal.*




