Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Taliban Melarang Penggunaan Ponsel Pintar oleh Aparat Pemerintah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Juni 2026 21:10 9:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Juni 2026 17:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Taliban melarang penggunaan ponsel pintar oleh aparat pemerintahan Afganistan. Kebijakan tersebut menurut sebagian analis kemungkinan akan diterapkan meluas ke masyarakat.

Dalam sebuah arahan yang dikeluarkan oleh pengadilan militer Taliban, dan dilihat oleh The Guardian, larangan tersebut dijadwalkan diterapkan pekan ini dan melarang para staf tingkat tinggi, rendah, jenderal mujahidin hingga staf pelayanan, dari menggunakan ponsel.

Dalam sebuah video yang beredar secara daring, tampak seorang aparat Taliban membaca pengumuman larangan tersebut lewat ponselnya, sementara seorang lain mematahkan ponsel-ponsel, lansir The Guardian Kamis (18/6/2026).

“Jika ada yang menggunakannya, ponsel mereka akan dihancurkan dan pelanggar akan dikenakan hukuman menurut hukum dan syariah,” bunyi larangan tersebut. Ditambahkan pula bahwa setiap pengecualian memerlukan keputusan tertulis dari pemimpin tertinggi Taliban, Hibatullah Akhundzada.

The Guardian melaporkan tidak bisa menghubungi juru bicara Taliban untuk meminta komentar tentang hal tersebut.

Baca Juga

Di Era AI, Perpustakaan Menjadi Benteng Informasi Sahih
Perang dengan Iran Kuras Persediaan Rudal Amerika Serikat
Waketum MUI Marsudi Syuhud Siap Maju sebagai Calon Ketum PBNU
Pengembangan ‘Warisan Budaya’, Dalih Zionis Perkuat Cengkraman atas Tepi Barat
Menko PM Luncurkan Program 10 Ribu MCK untuk Pondok Pesantren Seluruh Indonesia

Sejumlah laporan dan sumber di dalam Afghanistan mengatakan bahwa larangan itu diterapkan secara “ad-hoc” – di beberapa daerah hanya menargetkan pejabat pemerintah, di beberapa kota dan provinsi diperluas hingga mencakup perempuan, warga sipil, petugas medis, guru sekolah, dan pelajar.

“Banyak hal terjadi di tingkat lokal, karena keputusan seseorang di tingkat lokal. Namun, ini juga bisa menjadi pendahuluan untuk larangan menyeluruh dan mereka hanya sedang menjajaki kemungkinannya,” kata seorang analis yang memperhatikan isu Afghanistan, seperti dilansir The Guardian.

Pada bulan September 2025, pihak berwenang memerintahkan pemadaman internet yang berlangsung selama dua hari dan dibenarkan secara samar-samar dengan alasan kekhawatiran terhadap pornografi. Perintah tersebut menyatakan bahwa pemutusan internet dilakukan untuk “mencegah kemaksiatan”.

Analis Afghanistan itu mengatakan bahwa pemutusan koneksi internet itu dilakukan secara tergesa-gesa dan tanpa pertimbangan matang. Sehingga membekukan aktivitas perdagangan di seluruh negeri dan memengaruhi layanan darurat serta penerbangan.

“Sektor swasta panik, sektor perbankan panik, bahkan orang-orang mereka sendiri – sektor keamanan dan kantor pemimpin tertinggi – dan mereka akhirnya menyadari ‘Oke, kawan-kawan, kita sebenarnya tidak berpikir secara matang, karena itu maka kami nyalakan kembali’,” papar analis tersebut.

Dia memperkirakan bahwa larangan terbaru ini kemungkinan dipicu oleh aksi demonstrasi yang terjadi di kota Herat, setelah rekaman video aparat Taliban menangkap beberapa wanita dan anak perempuan karena tidak mengenakan hijab secara layak beredar luas secara daring.

Akan tetapi Taliban sudah beberapa kali berupa melarang ponsel pintar sebelum terjadi demonstrasi itu, dengan berbagai alasan termasuk kekhawatiran akan kebocoran informasi serta dianggap mengganggu produktivitas aparat pemerintah.

Taliban khawatir bahwa “orang-orang terus menggunakan ponsel sepanjang waktu dan tidak bekerja. Dan, Anda tahu, ponsel pintar seharusnya tidak digunakan di tempat kerja,” kata analis tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya saham aramco saudi Gegara Perang Iran Saudi Aramco Pertimbangan Perluasan Kapasitas Penyimpanan di Luar Negeri
Tulisan selanjutnya Gaza dan Kematian Jurnalisme Barat Al Jazeera Desak Masyarakat Internasional Hukum ‘Israel’ usai Pembunuhan Jurnalisnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Di Tengah Tekanan Amerika Serikat, Chad Jadi Negara Kelima yang Keluar dari ICC

Berita
2 Agustus 2026 17:16
152 Warga Palestina Syahid pada Juli, Tertinggi Tahun Ini
Menko PM Luncurkan Program 10 Ribu MCK untuk Pondok Pesantren Seluruh Indonesia
Netanyahu Yakin Pasukan Elite ‘Israel’ akan Membebaskannya Jika Ditahan di Luar Negeri
Iran Eksekusi Dua Pria Terpidana Mata-mata Israel

Terbaru

  • Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?
  • Di Era AI, Perpustakaan Menjadi Benteng Informasi Sahih
  • Perang dengan Iran Kuras Persediaan Rudal Amerika Serikat
  • Waketum MUI Marsudi Syuhud Siap Maju sebagai Calon Ketum PBNU
  • Pengembangan ‘Warisan Budaya’, Dalih Zionis Perkuat Cengkraman atas Tepi Barat
  • Menko PM Luncurkan Program 10 Ribu MCK untuk Pondok Pesantren Seluruh Indonesia
  • Amerika Tutup Misi Diplomatik di Medan dan Kota Lain di Beberapa Negara
  • Suhu Udara Panas Menyulut Kebakaran di Pangkalan Militer Iraq
  • Pemimpin Hizbullah Bersedia Bertemu dengan Pemimpin Suriah
  • Kemenhaj Siapkan Sanksi Tegas Bagi Biro Umrah yang Telantarkan Jamaah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Tutup Misi Diplomatik di Medan dan Kota Lain di Beberapa Negara

4 Agustus 2026 20:41
Berita

Suhu Udara Panas Menyulut Kebakaran di Pangkalan Militer Iraq

4 Agustus 2026 19:36
Naim Qassem Sekjen Hizbullah
Berita

Pemimpin Hizbullah Bersedia Bertemu dengan Pemimpin Suriah

4 Agustus 2026 19:10
Dahnil Simanjuntak Wakil Menteri Haji dan Umrah
Berita

Kemenhaj Siapkan Sanksi Tegas Bagi Biro Umrah yang Telantarkan Jamaah

4 Agustus 2026 18:43
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?