Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Al Jazeera Desak Masyarakat Internasional Hukum ‘Israel’ usai Pembunuhan Jurnalisnya

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 Juni 2026 10:51 10:51 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 22 Juni 2026 10:51
Bagikan
Gaza dan Kematian Jurnalisme Barat
Bagikan

Hidayatullah.com – Jaringan Media Al Jazeera pada Sabtu menuntut agar masyarakat internasional dan lembaga hukum mensanksi pejabat Zionis ‘Israel’ atas kejahatan mereka terhadap para koresponden dan stafnya di jalur Gaza.

Terbaru penjajah ‘Israel membunuh juru kamera Al Jazeera Mubasher, Ahmed Washah, dalam pemboman sebuah rumah di kamp pengungsi Al-Bureij di Gaza Tengah.

Jaringan tersebut mengatakan mengutuk pembunuhan Washah, dan mencatat bahwa saudaranya, Mohammed, seorang koresponden untuk Al Jazeera Mubasher, tewas dalam serangan ‘Israel’ dua bulan sebelumnya.

Syahidnya Ahmed amenjadikan jumlah staf Jaringan Media Al Jazeera yang menjadi korban Zionis di Gaza sejak Oktober 2023 menjadi 12 orang.

Jaringan media tersebut mengecam “berlanjutnya kejahatan yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel terhadap koresponden dan stafnya di Gaza.”

Baca Juga

Taliban Melarang Penggunaan Ponsel Pintar oleh Aparat Pemerintah
Gegara Perang Iran Saudi Aramco Pertimbangan Perluasan Kapasitas Penyimpanan di Luar Negeri
ISIS Klaim Serangan di Aleppo yang Tewaskan 2 Tentara Suriah
Produksi Minyak Iraq Diperkirakan Normal Dalam Dua Bulan
Dicabut, Zelensky Kembalikan Medali Penghargaan dari Polandia

Organisasi itu kembali menuntut agar komunitas internasional dan lembaga hukum terkait mengambil langkah-langkah praktis yang mendesak untuk menghukum para pejabat ‘Israel’ yang terlibat dalam kejahatan berat tersebut, dan untuk mengadopsi mekanisme pencegahan guna menghentikan penargetan terhadap jurnalis.

Al Jazeera menegaskan tekadnya untuk mengambil semua tindakan hukum untuk menuntut para pelaku kejahatan, sambil menekankan komitmennya untuk terus meliput peristiwa di wilayah tersebut, meskipun ada upaya tentara Israel untuk membungkam suara kebenaran dan terus menargetkan jurnalis dan fotografer yang bekerja dengan jaringan tersebut.

Menurut Kantor Media Pemerintah di Gaza, 262 jurnalis dan pekerja media telah syahid sejak dimulainya perang genosida ‘Israel’ di Gaza pada 8 Oktober 2023, salah satu angka tertinggi yang tercatat di seluruh dunia untuk penargetan jurnalis selama konflik.

Dalam sebuah pernyataan pada 3 Mei, kantor tersebut mengatakan bahwa angka tersebut mencerminkan, dalam penilaiannya, kebijakan sistematis yang bertujuan untuk membungkam suara Palestina dan mencegah fakta sampai ke dunia.

Ditambahkan bahwa 50 jurnalis telah ditahan dalam kondisi yang buruk, melanggar hukum internasional yang menjamin perlindungan jurnalis, sementara tiga jurnalis masih hilang karena tindakan tentara penjajah ‘Israel’, menimbulkan kekhawatiran serius tentang nasib mereka.

Menurut kantor tersebut, lebih dari 420 jurnalis juga mengalami berbagai cedera, termasuk luka serius yang menyebabkan amputasi dan cacat permanen.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al Jazeera Mubashergenosida GazaJaringan Media Al Jazeerajurnalispalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Taliban Melarang Penggunaan Ponsel Pintar oleh Aparat Pemerintah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Label Teroris untuk Palestine Action Dibenarkan Pengadilan Banding Inggris

Berita
20 Juni 2026 10:49
Taliban Melarang Penggunaan Ponsel Pintar oleh Aparat Pemerintah
AI Grok Besutan Elon Musk Dipakai dalam Serangan AS Terhadap Iran
Wakaf Al-Qur’an, Tumbuhkan Generasi Qurani di Cibuntu
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

Terbaru

  • Al Jazeera Desak Masyarakat Internasional Hukum ‘Israel’ usai Pembunuhan Jurnalisnya
  • Taliban Melarang Penggunaan Ponsel Pintar oleh Aparat Pemerintah
  • Gegara Perang Iran Saudi Aramco Pertimbangan Perluasan Kapasitas Penyimpanan di Luar Negeri
  • ISIS Klaim Serangan di Aleppo yang Tewaskan 2 Tentara Suriah
  • Produksi Minyak Iraq Diperkirakan Normal Dalam Dua Bulan
  • Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat
  • Dicabut, Zelensky Kembalikan Medali Penghargaan dari Polandia
  • Pentagon Perlu $80 Miliar untuk Tutup Biaya Perang Iran dll
  • Dua Ledakan di Jalan Raya Khyber Pakhtunkhwa Sedikitnya 7 Orang Tewas
  • Pesepakbola Paraguay Jadi yang Pertama Diusir dari Lapangan Piala Dunia karena Menutup Mulut

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pentagon Perlu $80 Miliar untuk Tutup Biaya Perang Iran dll

20 Juni 2026 17:31
Berita

Dua Ledakan di Jalan Raya Khyber Pakhtunkhwa Sedikitnya 7 Orang Tewas

20 Juni 2026 17:09
Berita

Pesepakbola Paraguay Jadi yang Pertama Diusir dari Lapangan Piala Dunia karena Menutup Mulut

20 Juni 2026 16:47
Berita

Pengadilan Penjarakan Orang Tua dari Bocah Pelaku Penembakan di Sekolah Beograd Serbia 2023

20 Juni 2026 11:27
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?