Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Opini

Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 5 Agustus 2026 15:42 3:42 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 5 Agustus 2026 19:00
Bagikan
Bagikan

oleh Ramona Wadi

Hidayatullah.com – Perwakilan Board of Peace (BoP) untuk Gaza, Nickolay Mladenov, lagi-lagi mengubah pernyataannya setelah Hamas menyatakan sepakat untuk melucuti senjata. Kesepakatan itu bahkan diumumkan Presiden AS Donald Trump, yang menyebut Hamas akan melucuti senjata sementara ‘Israel’ secara bertahap akan menarik pasukannya.

‘Israel’, tentu tidak pernah berniat untuk mundur dari Gaza. Sejak awal ‘Israel’ selalu punya alasan mengapa melakukan genosida dan mengapa secara bertahap memutus akses Palestina terhadap sumber daya dan bantuan kemanusiaan UNRWA.

Tanpa bantuan, warga Palestina dipaksa mengungsi tanpa bisa kembali ke tempat tinggal mereka karena penghalang yang didirikan ‘Israel’. Berdalih menjaga keamanan, ‘Israel’ menetapkan penghalang berupa Garis Kuning dan Garis Oranye untuk menguasai lebih banyak tanah.

Pada 31 Juli, Nickolay secara eksplisit menyatakan, “Penarikan (tentara Israel) berjalan seiring dengan pelucutan senjata.”

Baca Juga

Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI
Flotilla Indonesia to Gaza 2.0: Peluang, Tantangan, Transparansi
Menyikapi Fenomena ‘Cocoklogi’: Mengaitkan Peristiwa Kontemporer dengan Nubuat Akhir Zaman

Namun, pernyataan Nickolay buru-buru disangkal oleh BoP, seusai bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Board of Peace, secara tersirat menyebut pernyataan Nickolay sebagai “laporan yang tidak akurat”.

“Bertentangan dengan laporan yang tidak akurat, kami mencatat bahwa penarikan IDF di luar Garis Kuning hanya akan terjadi setelah pelucutan senjata selesai, seperti yang dijanjikan Hamas kepada para mediator. Ini berlaku untuk senjata ringan, senjata berat, dan terowongan,” kata BoP dalam pengumumannya di X pada 4 Agustus.

Daripada menyebut sebagai “laporan tidak akurat”, lebih baik bilang saja BoP mundur untuk memfasilitasi rencana ekspansionis Netanyahu. Genosida di Gaza tidak dapat diselesaikan tanpa kolonisasi, dan BoP bekerja sama secara spektakuler untuk ‘Israel’.

BoP seharusnya memberikan alternatif terhadap pemaksaan internasional (international imposition). Namun, pemaksaan internasional hanya bergeser dari yang didikte oleh PBB menjadi diimplementasikan dengan sangat cepat oleh BoP.

Bagaimanapun, inilah yang disetujui Dewan Keamanan PBB ketika menyetujui Resolusi 2803 pada November 2025, yang mendukung rencana 20 poin AS untuk Gaza dan menerima BoP sebagai pemerintahan sementara.

Seperti yang terjadi pada agresi ‘Israel’ sebelumnya terhadap Gaza, dan sekarang dengan genosida yang dimulai pada Oktober 2023, semua syarat tersebut menjadi tanggung jawab Palestina. Pelucutan senjata hanyalah salah satu faktor. Pengusiran paksa adalah aspek yang paling penting.

“Mladenov sekarang setuju dengan Israel bahwa tidak perlu ada penarikan IDF dari Gaza kecuali Hamas dan infrastrukturnya dihancurkan sepenuhnya.”

Sementara itu, warga Palestina di Gaza tidak hanya dipaksa mengungsi akibat kehilangan rumah mereka karena penghancuran oleh ‘Israel’, tetapi juga dipaksa tinggal di wilayah Gaza yang belum diduduki secara militer oleh IDF.

“Oleh karena itu, pelucutan senjata hanyalah dalih. Penarikan IDF dari Gaza adalah masalah sebenarnya. Israel tidak akan menarik diri dari tanah yang didudukinya – para pejabat Israel telah berulang kali menegaskan bahwa tetap berada di Gaza adalah fakta yang tak terbantahkan.”

Para pemukim ‘Israel’ sedang bergerak untuk menetap di Gaza. Sebagai bagian dari proses kolonial di Gaza, Mladenov dan BoP sangat jelas dalam melayani kepentingan ‘Israel’.

Disadur dan diterjemahkan dari artikel opini berjudul Whose interests is the Board of Peace serving? di Middle East Monitor

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Board of PeaceDewan PerdamaiangazaisraelpalestinaPilihan Redaksi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Era AI, Perpustakaan Menjadi Benteng Informasi Sahih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Siapkan Invasi Besar-Besaran di Tepi Barat, Ancam Perlakukan Seperti Gaza

Berita
4 Agustus 2026 18:34
Wisuda Perdana SMI Semarang, Belasan Mualaf Terima Bantuan Alat Shalat
Netanyahu Yakin Pasukan Elite ‘Israel’ akan Membebaskannya Jika Ditahan di Luar Negeri
Iran Bantah Serang Pelabuhan Damietta Mesir, Menyinyalir Israel Lakukan False Flag
Hackney London Mulai Akhiri Hubungan Kota Kembar dengan Haifa ‘Israel’

Terbaru

  • Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?
  • Di Era AI, Perpustakaan Menjadi Benteng Informasi Sahih
  • Perang dengan Iran Kuras Persediaan Rudal Amerika Serikat
  • Waketum MUI Marsudi Syuhud Siap Maju sebagai Calon Ketum PBNU
  • Pengembangan ‘Warisan Budaya’, Dalih Zionis Perkuat Cengkraman atas Tepi Barat
  • Menko PM Luncurkan Program 10 Ribu MCK untuk Pondok Pesantren Seluruh Indonesia
  • Amerika Tutup Misi Diplomatik di Medan dan Kota Lain di Beberapa Negara
  • Suhu Udara Panas Menyulut Kebakaran di Pangkalan Militer Iraq
  • Pemimpin Hizbullah Bersedia Bertemu dengan Pemimpin Suriah
  • Kemenhaj Siapkan Sanksi Tegas Bagi Biro Umrah yang Telantarkan Jamaah

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Board of Peace dan International Stabilization Forces: 5 Tanda Bahaya bagi Diplomasi Indonesia

20 Februari 2026 16:30
Opini

Prabowo Tidak Peduli dengan Palestina

29 Januari 2026 16:00
Opini

Dampak Genosida Gaza, Ekspor Produk Pertanian ‘Israel’ Terancam Kolaps

22 Januari 2026 07:40
Opini

Zohran Mamdani, Venezuela, dan Ingatan Panjang Kekerasan Amerika

5 Januari 2026 11:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?