Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 September 2026 19:02 7:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 September 2026 19:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Otoritas kehakiman Iran mengumumkan bahwa dua pria telah menjalani hukuman gantung pada hari Rabu (30/9/2026) setelah dinyatakan bersalah terlibat dalam aksi-aksi protes menentang pemerintah yang mencapai puncaknya pada bulan Januari, setelah sebulan sebelumnya dipicu oleh demonstrasi akibat kesulitan ekonomi yang dirasakan oleh masyarakat luas.

Ali Hemmati dan Majid Nik-Andish dinyatakan bersalah terlibat dalam kerusuhan pada bulan Januari yang mengakibatkan “martirnya empat petugas keamanan” di kota Mashhad di bagian timur laut Iran, lapor situs web berita seputar bukum Mizan Online.

Ditambahkan pula bahwa mereka juga “menimbulkan kerusakan besar pada properti publik dengan membakar sejumlah toko, bank, bus, dan lain-lain, dan bahkan membakar pohon.”

Mereka “dieksekusi dengan cara digantung pada Rabu pagi, setelah Mahkamah Agung mengukuhkan hukuman mereka,” lansir AFP.

Pada akhir Desember 2025, sebuah aksi protes yang dipicu lonjakan biaya hidup dengan cepat berubah menjadi gelombang protes antipemerintah di berbagai daerah di Iran yang mencapai puncaknya pada 8 dan 9 Januari 2026.

Baca Juga

Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan
Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Keilmuan

Pihak berwenang Iran melaporkan lebih dari 3.000 kematian selama kerusuhan yang terjadi saat unjuk rasa, yang menurut Teheran sengaja dipanas-panasi oleh antek-antek Amerika Serikat dan Israel, sementara lembaga-lembaga swadaya masyarakat menuding pasukan keamanan menembaki para pengunjuk rasas sehingga nyawa ribuan orang melayang.

Kala itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan mengambil tindakan militer apabila Teheran tidak berhenti melakukan penangkapan dan pembunuhan terhadap demonstran. Namun, ancaman itu kemudian melebar ke isu program nuklir Iran.

Di saat perundingan digelar dengan Oman sebagai pihak penengah, tiba-tiba Amerika Serikat dan Israel bersama-sama melancarkan serangan-serangan udara ke Teheran pada 28 Februari yang menewaskan sejumlah petinggi Iran termasuk Ayatullah Ali Khamenei. Serangan itu memicu perang di Timur Tengah yang berlangsung sampai sekarang.

Menurut lembaga swadaya masyarakat Iran Human Rights dan Together Against the Death Penalty, pada tahun 2025 Iran mengeksekusi sedikitnya 1.639 orang, terbanyak sejak 1989.

Menurut Amnesty International, Iran merupakan negara pelaku eksekusi mati terbanyak di dunia setelah China.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
Tulisan selanjutnya Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Iptekes

Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi

Iptekes
26 September 2026 14:55
Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
Uni Eropa Menghadapi Krisis Harga Energi
Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz

Terbaru

  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
  • Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
  • Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
  • Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
  • Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan
  • Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Keilmuan
  • Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
  • Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar

29 September 2026 19:17
Berita

Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi

29 September 2026 18:47
Berita

Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100

28 September 2026 16:29
Berita

Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas

28 September 2026 15:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?