Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Enam Dusun Rata di Mentawai, Masih Banyak Mayat Tergeletak

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Oktober 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com–Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno menyatakan, sedikitnya enam dusun/perkampungan rata dengan tanah, dari 27 dusun yang dihempas gelombang bencana tsunami pada Senin (25/10) malam. Gubernur menyampaikan hal itu, Kamis malam kepada wartawan, setelah melakukan peninjauan selama dua hari ke titik-titik yang terkena hempasan tsunami di Mentawai. Gubernur menjelaskan, di luar dusun yang rata dengan tanah dari jumlah 27 dusun yang terkena itu, sisanya 50-60 persen mengalami kerusakan akibat hantaman gelombang tsunami. Gelombang tsunami, kata Gubernur, terjadinya 15 menit setelah gempa berkekuatan 7,2 skala richter (SR) dan berulang selama tiga kali dengan ketinggian ada yang capai 12-15 meter dibeberapa titik. Data korban jiwa hingga pukul 10.00 WIB sudah tercatat 370 orang yang meninggal dunia, sebanyak 130 masih dinyatakan hilang. Gubernur menjelaskan, umumnya korban yang ditemukan jasadnya banyak di darat, dan sebagian kecil yang mengapung di laut. Pencarian terhadap korban yang masih hilang, tambah gubernur, akan tetap dilakukan beberapa hari ke depan, dan mudah-mudahan cuaca di perairan Mentawai mendukung. Kendala yang dihadapi tim gabungan dalam melakukan evakuasi terhadap korban yang hilang, dihadapkan dengan transportasi karena hanya semata mengandalkan jalur laut. Jalur laut, dalam dua hari terakhir masih relatif mendukung di perairan itu, sehingga speed boat bisa menunju dusun-dusun yang terkena hempasan gelombang tsunami. “Jika cuaca laut normal hanya memakan waktu satu jam antar dusun ke dusun lainnya, sebaliknya cuaca buruk bisa mencapai 12 jam waktu perjalanan laut,”katanya. Kendati demikian, upaya evakuasi terhadap korban yang tewas bisa berjalan dengan baik, meskipun dihadapkan dengan medan yang tak sama dengan mengevakuasi bencana di darat. “Korban meninggal dunia umumnya karena tsunami, karena waktu datangnya hanya berjarak 15 menit dari peristiwa gempa terjadi. Masyarakat yang sudah tidur dan ada pula yang sedang nonton tetapi warga sebagian yang tak menduga akan terjadi tsunami,” katanya. Tergeletak Sementara itu, Kesaksian Tasmin Saogo, kepala desa Samanganya, Kecamatan Pagai Utara, Kamis malam (28/10) sebagaimana dikutip BBC mengatakan masih banyak mayat tergeletak. Menurut Tasmin, yang baru saja pulang dari mengunjungi dusun-dusun yang paling parah di desa tetangga, Betumonga dua dusun disana, yakni Munthei dan Sadegugung, hancur total. ”[Di] Sagegugung tidak ada kantung mayat, 95 orang dimakamkan diangkat begitu saja, tanpa kantung mayat dan dikebumikan begitu saja,” katanya.Banyak mayat yang bergelimpangan di bawah pohon kelapa, sagu dan banyak tempat lain. Nampaknya, dibutuhkan bantuan banyak relawan untuk menangani ini. [ant/bbc/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 27 Tokoh Syiah Disidang di Bahrain
Tulisan selanjutnya Ditemukan, Kota Madinah Al-Zahra di Spanyol

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali

Berita
5 Juni 2026 14:35
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?