Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Juli 2026 21:27 9:27 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Juli 2026 21:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah bersama Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) dan Maybank Syariah resmi meluncurkan Aplikasi Sedekah Subuh, sebuah inovasi digital yang dirancang untuk memudahkan masyarakat menunaikan sedekah secara rutin sekaligus memperkuat tata kelola filantropi Islam yang profesional, transparan, dan berdampak.

Ketua Umum DPP Hidayatullah, KH Naspi Arsyad mengatakan, peluncuran Aplikasi Sedekah Subuh menjadi tonggak kolaborasi antara organisasi dakwah, lembaga amil zakat, dan sektor perbankan dalam membangun budaya berbagi yang lebih mudah dijangkau melalui teknologi digital. Mengusung tagline “Satu Klik Sedekah Subuh, Sejuta Manfaat untuk Umat” aplikasi ini diharapkan mampu mendorong masyarakat membangun kebiasaan bersedekah setiap pagi dengan sistem yang praktis, aman, dan akuntabel.

Kiai Naspi menyampaikan bahwa transformasi digital harus dimanfaatkan untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam gerakan filantropi Islam. Menurutnya, Indonesia memiliki modal sosial yang sangat besar berupa budaya zakat, infak, sedekah, wakaf, termasuk tradisi bersedekah pada waktu subuh. Potensi tersebut perlu didukung dengan sistem digital yang memudahkan masyarakat untuk menyalurkan kebaikannya secara berkelanjutan.

“Indonesia selama ini dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat kedermawanan masyarakat yang tinggi. Hari ini, teknologi harus menjadi wasilah untuk memperkuat budaya berbagi dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat,” kata Kiai Naspi saat peluncuran Aplikasi Sedekah Subuh di Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Kiai Naspi menegaskan kolaborasi antara organisasi induk Hidayatullah, bersama BMH, dan Maybank Syariah ini menjadi contoh sinergi lintas sektor dalam mengembangkan ekosistem filantropi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Baca Juga

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

“Kami berharap gerakan ini menjadi penghubung antara semangat masyarakat untuk berbagi dengan pengelolaan dana sosial yang semakin profesional, transparan, dan terpercaya,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Direktur Laznas BMH, Supendi menjelaskan bahwa Gerakan Subuh Bersedekah lahir dari kebutuhan menghadirkan solusi atas tantangan yang selama ini dihadapi para donatur.

Ia merasa banyak masyarakat memiliki keinginan untuk bersedekah secara rutin, namun sering kali tertunda karena kesibukan atau sulitnya mengakses kanal donasi pada saat yang tepat.

“Yang kami bangun bukan hanya aplikasi ataupun QRIS. Yang ingin kami bangun adalah sebuah gerakan, yaitu membiasakan masyarakat memulai hari dengan bersedekah sehingga berbagi menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari,” ujar Supendi.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat menentukan komitmen sedekah harian, mingguan, Jumat, maupun bulanan, memilih nominal sesuai kemampuan, melakukan pembayaran secara digital, hingga memperoleh pengingat dan laporan penyaluran dana secara berkala.

Lebih lanjut, Supendi menuturkan pihaknya juga menghadirkan fitur QRIS Personal Campaign, yakni identitas QRIS yang dapat dimiliki individu, komunitas, sekolah, masjid, maupun mitra usaha sebagai media mengajak masyarakat bersedekah.

“Harapan kami, setelah peluncuran ini lahir ribuan penggerak kebaikan yang mengajak keluarga, sahabat, hingga komunitasnya membiasakan Sedekah Subuh setiap hari,” jelasnya.

Lewat kerja sama ini, Maybank Syariah menyuntikkan kapabilitas teknologi digitalnya ke dalam platform komunikasi dan donasi yang dimiliki oleh Hidayatullah dan lembaga amil zakat resminya, BMH. Salah satu terobosan utama yang dihadirkan adalah integrasi fitur pembayaran QRIS untuk memangkas hambatan biaya transaksi perbankan.

Direktur Maybank Syariah, Romy Hardiansyah, menjelaskan bahwa kehadiran fitur QRIS yang terintegrasi langsung di aplikasi ini menjadi solusi konkret atas masalah biaya administrasi yang kerap membebani donatur saat melakukan transfer antarbank.

“Biasanya kalau mengirim uang dan banknya berbeda dengan bank yang dipakai oleh Hidayatullah atau BMH, itu ada ongkosnya Rp5.000 atau Rp10.000 melalui LLG atau RTGS. Dengan sistem baru ini, ongkos-ongkos tersebut sudah sangat diefisiensikan,” ujar Romy.

Melalui integrasi ini, aplikasi akan langsung menghasilkan (generate) kode QRIS statis bagi setiap donatur. Efisiensi ini memastikan bahwa nominal dana yang dikeluarkan oleh donatur dapat dialokasikan secara utuh tanpa potongan sepeser pun.

“Jadi lebih banyak dari dananya itu memang utuh untuk masyarakat yang memerlukannya. Itu salah satu keunggulannya,” tambahnya.

Selain menekan biaya, aspek kepraktisan menjadi sorotan utama. Donatur kini dapat menunaikan sedekah kapan saja dan di mana saja secara instan. Kehadiran pembayaran digital ini menghapus batasan fisik yang selama ini mengharuskan masyarakat berada di lokasi tertentu untuk berdonasi.

“Ini bisa dilakukan dari rumah, dari sekolah, dari tempat pekerjaan, atau saat aktivitas sehari-hari. Tidak harus waktu kita pas lagi ada di masjid atau lagi di daerah-daerah tertentu yang ada kotak amal,” kata Romy.

Untuk mendukung inklusi finansial ini, Maybank Syariah juga telah menyediakan sistem pembukaan rekening yang 100 persen berbasis online. Calon donatur cukup mengunduh aplikasi BMH atau Hidayatullah secara digital dan melakukan registrasi tanpa perlu repot datang ke kantor cabang bank fisik.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baitul Maal HidayatullahHeadlineKH Naspi ArsyadOrmas HidayatullahSedekah Subuh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Tulisan selanjutnya Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aparat Pakistan Bunuh 75 Pemberontak Menyusul Serangan Beruntun di Balochistan

Berita
11 Juli 2026 10:50
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Anggota Uni Eropa Bahas Larangan Impor Produk Pemukiman Yahudi Israel

Terbaru

  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
  • Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
  • Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

14 Juli 2026 17:00
Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

14 Juli 2026 14:52
Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

13 Juli 2026 18:00
Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

13 Juli 2026 17:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?