Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Banyak Perusahaan Besar Dituduh Suap Anggota DPR AS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 April 2012 06:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Gerakan Occupy Wall Street saat ini menuduh maraknya korupsi di kalangan elite yang dilakukan perusahaan-perusahaan besar dengan menggunakan sebuah kelompok lobi khusus untuk membeli suara para anggota DPR Amerika.
 
Pfizer, perusahaan farmasi terbesar di dunia, adalah salah satu sasaran para aktivis itu. Para pemrotes berkumpul di kantor pusat Pfizer di New York baru-baru ini, melemparkan tuduhan bahwa perusahaan tersebut mengenakan harga 50 dolar bagi obat-obatan yang sebenarnya hanya mengeluarkan biaya lima sen untuk membuatnya.

Dokter anak Steve Auerbach mengutarakan, “Rakyat Amerika membayar antara dua hingga empat kali harga bagi obat yang sama, yang diproduksi oleh perusahaan-perusahaan obat yang sama di negara-negara industri lainnya. Rakyat Kanada membayar separuh harga, sementara di Selandia Baru, orang-orang membayar seperempat harga yang kita bayar,” ujarnya dikutip Voice of America (VoA)
 
Seorang pemrotes membawa sebuah tas yang dipenuhi uang mainan, mencerminkan tuduhan para demonstran bahwa perusahaan-perusahaan besar telah membeli para legislator untuk memperoleh keuntungan politik.

Para pemrotes itu memusatkan pada organisasi American Legislative Exchange Council, yang disingkat ALEC. Apa ALEC itu? Aktivis Gabriel Johnson menjelaskan, “ALEC adalah sebuah organisasi yang dibentuk perusahaan-perusahaan besar agar para legislator negara bagian memberikan suara mereka untuk menyetujui rancangan undang-undang yang diusulkan oleh perusahaan-perusahaan itu.” Situs ALEC menyebutkan bahwa organisasi itu melobi kelompok yang mendukung pasar bebas dan peran pemerintah yang terbatas.
 
Sekitar 200 demonstran Occupy Wall Street juga melakukan unjukrasa menentang Bank of America, menuduh lembaga keuangan ini mengeruk keuntungan dengan secara sengaja memberi kredit pemilikan rumah (KPR) kepada orang-orang yang tidak mampu membayarnya.

“Orang-orang terpaksa menyerahkan kembali rumah mereka. Jadi bank itu telah menjual angan-angan Amerika kepada banyak orang. Bank of America adalah perusahaan besar; mereka punya banyak pelobi,” demikian ungkap aktivis Anthony Robledo.
 
Para demonstran Occupy Wall Street itu juga menarget perusahaan-perusahaan di kota-kota lain.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Media Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komisi VIII DPR Harus Batalkan Studi Banding ke Eropa
Tulisan selanjutnya Parlemen Mesir Minta Syeikh Ali Jum’ah Mengundurkan Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang

Berita
12 September 2026 17:33
Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan
Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031

Terbaru

  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?