Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MUI Kritik Acara Tak Bermanfaat Saat Ngabuburit

Ahmad
Terakhir diupdate: 27 Juni 2015 12:52 12:52 pm
Ahmad
Dipublikasikan 27 Juni 2015 12:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Masyarakat wajib memahami bahwa bulan Ramadhan adalah bulan ibadah artinya senantiasa harus diisi dengan memperbanyak ibadah dan meningkatkan kualitas ibadah.

Demikian disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH. Cholil Ridwan kepada hidayatullah.com, Jum’at (26/06/2015) siang.

Cholil mengkritik adanya sebuah kebiasaan negatif ketika bulan Ramadhan yaitu ngabuburit (menunggu waktu berbuka puasa,red) yang kebanyakan salah digunakan untuk hal-hal yang itu tidak bermanfaat sama sekali.

“Kalau saya lihat di televisi itu malah ada ini, ada itu, menghabiskan waktu ngabuburit dengan acara nyanyi, standing comedy dan seterusnya,” cetus Cholil.

Sekarang ini, menurut Cholil, banyak umat Islam yang menunggu waktu berbuka tiba dengan menggelar acara di suatu tempat dan mengemasnya dengan acara-acara yang tidak bermanfaat sama sekali, seperti menyanyi, standing comedy dan lain sebagainya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Nah, menurut saya itu nggak benar. Kalau bahasa saya mendingan baca tidur daripada melakukan aktifitas duniawi yang sifatnya entertainment (hiburan,red) begitu,” cetus Cholil.

Sebab, lanjut Cholil, yang dianjurkan di dalam syariat Islam, ketika hendak menunggu waktu berbuka tiba, itu sebaiknya digunakan untuk membaca al-Qur’an, memperbanyak dzikir, berdo’a, mengikuti majelis taklim, ikut kajian atau dialog keilmuan dan sebagainya.

“Bahkan kadang-kadang pembicaranya itu masih ceramah, tetapi waktu berbuka sudah lewat. Itu yang betul, benar dan dianjurkan,” pungkas Cholil.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:baca QuranKH Cholil RidwanlaguMUIngabuburitPuasaRamadhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Direktur Program MNC TV: “Demi Allah Itu Murni Nggak Ada Unsur Kesengajaan”
Tulisan selanjutnya Berpegang Teguh Kepada al-Qur’an, Kunci Kemerdekaan Al-Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Berita
15 Oktober 2026 16:32
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?