Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pengadilan Libya Menghukum Mati 23 Mantan Anggota ISIS

Ahmad
Terakhir diupdate: 31 Mei 2023 15:19 3:19 pm
Ahmad
Dipublikasikan 31 Mei 2023 15:45
Bagikan
Pengadilan di Libya menghukum mati 23 mantan anggota kelompok ISIS (Daesh), lapor Anadolu Agency (AA)
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengadilan di Libya menghukum mati 23 mantan anggota kelompok ISIS (Daesh), lapor Anadolu Agency (AA). Menurut keterangan Kejaksaan Agung, pengadilan juga menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada 14 orang lainnya dengan dakwaan yang sama.

Kantor jaksa agung mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin bahwa satu orang lainnya dijatuhi hukuman 12 tahun penjara dan enam orang lainnya dijatuhi hukuman 10 tahun; satu dihukum lima tahun dan enam lainnya tiga tahun. Lima dibebaskan dan tiga lainnya meninggal sebelum kasus mereka diadili, menurut pernyataan itu.

Para terdakwa dihukum atas berbagai dakwaan, termasuk memenggal 21 orang Kristen Koptik Mesir di Kota Pesisir Sirte pada tahun 2015. Ratusan mantan militan Daesh/ISIS tetap berada di penjara Libya, banyak di antaranya masih menunggu persidangan.

Libya dikatakan sebagai salah satu benteng ISIS di luar Iraq dan Suriah, dan kelompok itu mengambil keuntungan dari kekacauan dan peperangan di negara Afrika Utara itu setelah pemberontakan yang didukung NATO tahun 2011.  Pada 2015, kelompok bersenjata melancarkan serangan ke Hotel mewah Corinthia di Tripoli , menewaskan sembilan orang sebelum menculik dan memenggal puluhan orang Kristen Mesir , yang kematiannya ditampilkan dalam film-film propaganda yang mengerikan.

Setelah mendapatkan wilayah di Benghazi, Derna, dan Ajdabiya di Libya timur, kelompok tersebut merebut kota pesisir tengah Sirte, menahannya hingga akhir 2016 karena memberlakukan rezim moralitas publik yang keras yang didukung oleh hukuman brutal.  Pengadilan menghukum tiga anak di bawah umur masing-masing 10 tahun penjara, kata pengacara Lotfi Mohaychem.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

“Sebagai pengacara keluarga korban, kami melihat putusan pengadilan sangat memuaskan dan sangat adil,” kata Mohaychem kepada Aljazeera. “Pengadilan menghukum mereka yang terbukti bersalah dan membebaskan mereka yang tidak memiliki cukup bukti,” tambahnya. ISIS dan kelompok lain mengeksploitasi kekacauan yang melanda Libya setelah pemberontakan 2011 yang menggulingkan dan kemudian membunuh penguasa lama Muammar Qadhafi . *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DaeshHeadlinehukuman matiISISLibya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lima Elemen Menjadi Negara Adikuasa dan Konsekuensinya
Tulisan selanjutnya Akibat Pergaulan Bebas, Ratusan Murid SD dan SMP di Blitar Ajukan Pernikahan Dini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Berita
29 Agustus 2026 09:20
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?