Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hanya 10% Orang Eropa yang Meyakini Ukraina Dapat Mengalahkan Rusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Februari 2024 19:30 7:30 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Februari 2024 19:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Hanya satu dari sepuluh orang Eropa atau 10% yang meyakini Ukraina dapat mengalahkan Rusia, menurut jajak pendapat yang dilakukan di wilayah Uni Eropa.

Dilakukan di 12 negara anggota Uni Eropa – termasuk Prancis, Jerman, Hungaria, Italia, Belanda, Polandia, Spanyol dan Swedia – hasil survei menunjukkan pesimisme terhadap kemungkinan kemenangan Ukraina atas Rusia.

Laporan tersebut, yang diberi judul ‘Wars and Elections: How European leaders can maintain public support for Ukraine’, menunjukkan bahwa 20% responden memperkirakan Rusia yang akan menjadi pemenang.

Hasil jajak pendapat dimunculkan menjelang dua tahun invasi Rusia ke Ukraina yang dimulai pada 24 Februari 2022.

Jajak pendapat dilakukan pada bulan Januari. Sejak itu pasukan Moskow berhasil mencetak kemenangan di daerah Donetsk, setelah pasukan Ukraina terpaksa menarik diri dari Adiivka akhir pekan lalu.

Baca Juga

Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB

Kebanyakan responden di Hungaria (64%) mendesak Kyiv untuk menerima kesepakatan damai dengan Rusia, di Yunani yamg memiliki pemikiran serupa mencapai 59% dan Italia 52%. Sementara itu, dukungan agar Ukraina merebut kembali wilayahnya disuarakan oleh responden di Swedia (50%), Portugal (48%) dan Polandia (47%). 

Pendapat terbagi cukup sama rata di Spanyol، Belanda, Jerman dan Prancis.

Meskipun dukungan orang Eropa atas perjuangan Ukraina masih tinggi, hasil jajak pendapat terbaru ini menunjukkan optimisme berbeda dengan jajak pendapat serupa yang dilakukan pada masa yang sama tahun lalu, di mana mayoritas orang Eropa meyakini Ukraina harus merebut kembali semua wilayahnya yang diduduki oleh Rusia.

Supaya orang Eropa terus memberikan dukungan kepada Ukraina, para pemimpin Uni Eropa perlu mengubah cara bicara mereka tentang perang itu, menurut salah satu penyusun laporan jajak pendapat tersebut Mark Leonard dari European Council on Foreign Relations (ECFR), yang memberikan amanat pelaksanaan jajak pendapat itu, seperti dilansir The Guardian Rabu (21/2/2024).

Meskipun kebanyakan orang Eropa ingin Rusia tidak memperoleh kemenangan, tetapi mereka tidak yakin Kyiv dapat menjadi pemenang dalam pertempuran, kata Leonard.

Warga Ukraina sebagian besar masih menolak penyelesaian konflik dengan menyerahkan wilayah yang diklaim Kremlin kepada pasukan Rusia, menurut jajak pendapat itu.

Sebagian pakar berpendapat penyerahan wilayah ke Rusia justru akan membuat Kremlin semakin menjadi-jadi dalam upayanya mencaplok wilayah negara bekas Uni Soviet. Sebagian lain menilai menghentikan pertumpahan darah lebih penting daripada memperebutkan wilayah sengketa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:rusiaUkrainaUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uji Coba Trident Inggris, Gagal Melesat Misil Jatuh Dekat Lokasi Peluncuran
Tulisan selanjutnya Ambil Gambar Pejabat Taliban Bilang Jurnalis Melakukan Dosa Besar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’

Berita
1 Oktober 2026 20:50
“Jihad Korporat”, Babak Baru Serangan Politikus India terhadap Muslim
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah

Terbaru

  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis
  • Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas

4 Oktober 2026 14:46
Berita

Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal

4 Oktober 2026 14:22
Yahudi Inggris
Berita

Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester

4 Oktober 2026 13:54
Berita

Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis

3 Oktober 2026 20:41
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?