Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jasad Berdatangan Kamar Mayat Forensik Guayaquil Ekuador Kewalahan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Juni 2024 14:53 2:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Juni 2024 14:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Puluhan jasad ditumpuk di kamar mayat forensik yang penuh sesak di kota Guayaquil, Ekuador, yang dilanda kekerasan narkoba dan bau kematian menyelimuti seluruh area itu.

Di lokasi, para petugas yang mengenakan pakaian dan masker biohazard memindahkan satu demi satu kantong mayat dari kontainer pengiriman ke peti mati, sementara para kerabat menunggu di luar dalam cuaca panas yang menyengat, tercekik karena bau busuknya.

“Saya merokok untuk menutupi baunya,” kata seorang pria yang tidak ingin disebutkan namanya kepada AFP, menghisap rokok sambil menunggu jenazah kerabatnya.

Kota pelabuhan Guayaquil menjadi pusat pertempuran maut antargeng narkoba di Ekuador, dan mayat-mayat terlantar semakin kerap ditemukan, banyak dari mereka tidak teridentifikasi.

Penduduk setempat mengatakan, sudah berhari-hari bau mayat membusuk merebak di lingkungan tempat tinggal mereka yang berada di sekitar kamar mayat. Fasilitas forensik itu menerima jasad orang-orang yang dibunuh secara brutal di Guayaquil dan daerah tetangga Duran untuk keperluan penyelidikan.

Baca Juga

Kopilot Pelaku Serangan di Pesawat Flydubai Tujuan Tel Aviv Pernah Dilarang Terbang di Oman
Amerika Jatuhkan Sanksi atas Jaringan Pendanaan Hamas
“Jihad Korporat”, Babak Baru Serangan Politikus India terhadap Muslim
Iraq Dapat Pengecualian dari Sanksi Amerika Terkait Penerbangan Iran dari dan ke Najaf
Houthi Menarget Gardu Listrik Masjid Nabawi, Kata Koalisi

Badan forensik nasional mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa bahwa “diaebabkan meningkatnya kekerasan kriminal di negara ini, semakin banyak jasad yang diberi tanda ‘NN’,” yang berarti tidak teridentifikasi dan tidak diklaim, di lokasi tersebut, lansir AFP Jumat (14/6/2024).

Pihak forensik tidak menyebutkan angkanya, tetapi laporan berbagai media menyebutkan angka lebih dari 200.

Badan tersebut juga mengatakan dua kontainer berpendingin yang ditempatkan di kamar mayat Guayaquil sudah rusak, sementara media melaporkan cairan dari mayat bocor keluar dan bahkan potongan tubuh manusia ditemukan di sekitarnya.

Ekuador, yang sebelumnya merupakan salah satu negara Amerika Latin paling aman dan damai, belakangan menjadi negara yang mengerikan seiring dengan menyebarnya pengaruh kartel-kartel narkoba yang menggunakan pelabuhan di negara itu – terutama Guayaquil – untuk mengirimkan narkoba ke Amerika Serikat dan Eropa.

Dalam empat bulan pertama tahun 2024 saja, tercatat sekitar 1.900 kasus pembunuhan. Sepanjang tahun 2023 jumlahnya tercatat 8.004.

Ini bukan pertama kalinya jumlah jenazah melebihi kapasitas di kamar mayat forensik Guayaquil, tetapi ini yang terburuk sejak pandemi Covid-19 ketika jenazah lebih dari 200 orang tergeletak tak terurus.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ekuadornarkoba
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Awak Kapal Tutor Yunani yang Dirudal Houthi Dievakuasi
Tulisan selanjutnya Kapal Perang Rusia Tiba di Kuba Amerika Serikat Kirim Kapal Selam ke Guantanamo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar

Berita
29 September 2026 19:17
Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara

Terbaru

  • Kopilot Pelaku Serangan di Pesawat Flydubai Tujuan Tel Aviv Pernah Dilarang Terbang di Oman
  • Amerika Jatuhkan Sanksi atas Jaringan Pendanaan Hamas
  • “Jihad Korporat”, Babak Baru Serangan Politikus India terhadap Muslim
  • Iraq Dapat Pengecualian dari Sanksi Amerika Terkait Penerbangan Iran dari dan ke Najaf
  • Houthi Menarget Gardu Listrik Masjid Nabawi, Kata Koalisi
  • Menlu AS Bicarakan Perlucutan Senjata Hizbullah dengan Raja Yordania
  • Pakar Filsafat Islam UNIDA Ungkap Penyebab Generasi Muda Terpapar Ateisme di Media Sosial
  • Studi: Kopi Dikaitkan dengan Penurunan Risiko Kanker dan Sirosis Hati
  • Ustadz Abdullah Said dalam Liputan Majalah Panji Masyarakat
  • Temuan BRIN, Bahaya Vape: 100% Berdampak Diabetes, 92% pada Paru-Paru

Mungkin Anda Juga Suka

Raja Yordania Abdullah II
Berita

Menlu AS Bicarakan Perlucutan Senjata Hizbullah dengan Raja Yordania

3 Oktober 2026 09:50
BeritaCover Story

Pakar Filsafat Islam UNIDA Ungkap Penyebab Generasi Muda Terpapar Ateisme di Media Sosial

3 Oktober 2026 09:46
Berita

Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’

1 Oktober 2026 20:50
Itamar Ben Gvir melarang azan
Berita

Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi

1 Oktober 2026 20:31
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?