Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kapal Perang Rusia Tiba di Kuba Amerika Serikat Kirim Kapal Selam ke Guantanamo

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Juni 2024 16:20 4:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Juni 2024 16:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah kapal selam US. Navy tiba di Teluk Guantanamo, Kuba, sebagai bagian dari unjuk kekuatan menyusul kedatangan kapal-kapal perang Rusia yang akan melakukan latihan bersama di negara Karibia itu.

US Southern Command mengatakan USS Helena, sebuah kapal selam serbu cepat  bertenaga nuklir, di datangkan ke perairan di sekitar pangkalan militer Amerika Serikat di wilayah Kuba itu pada hari Kamis (13/6/2024), hanya sehari setelah kedatangan rombongan maritim Rusia – yang terdiri dari kapal frigate, kapal selam bertenaga nuklir, sebuah kapal tanker minyak dan sebuah kapal tunda penyelamat – di perairan Havana Bay usai melakukan latihan di Samudra Atlantik.

Persinggahan rombongan Rusia itu merupakan “kunjungan pelabuhan rutin” ketika mereka berlayar di kawasan perairan yang merupakan wilayah tugas US Southern Command, kata pihak AS lewat media sosial seperti dilansir Associated Press.

Kapal-kapal AS laut lain juga melakukan pelacakan dan pemantauan latihan AL Rusia itu, yang disebut Pentagon tidak menimbulkan ancaman terhadap keamanan AS.

“Ini bukan kejutan. Kami sudah pernah melihat mereka melakukan kunjungan ke pelabuhan seperti ini sebelumnya,” kata juru bicara Pentagon Sabrina Singh, hari Rabu, ketika ditanya tentang latihan Rusia. “Tentu saja kami menanggapinya serius, tetapi latihan ini tidak menimbulkan ancaman bagi Amerika Serikat.”

Baca Juga

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Latihan tersebut dilakukan di perairan internasional, dan para pejabat AS memperkirakan kapal-kapal Rusia itu akan tetap berada di kawasan itu selama musim panas dan kemungkinan mereka juga akan singgah di Venezuela.

Rusia sudah lama menjadi sekutu Venezuela dan Kuba, dan kapal perang serta pesawat Rusia secara berkala melakukan kunjungan ke kawasan Karibia.

Kapal-kapal Rusia adakalanya berlabuh di Havana sejak tahun 2008, ketika sekelompok kapal Rusia memasuki perairan Kuba untuk pertama kalinya dalam kurun hampir dua dekade.

Pada tahun 2015, sebuah kapal pengintai dan kapal komunikasi tiba tanpa pemberitahuan di Havana, sehari sebelum dimulainya pembicaraan antara pejabat AS dan Kuba mengenai pembukaan kembali hubungan diplomatik di antara mereka.

Latihan yang digelar Rusia di Atlantik dan kunjungan ke kawasan Karibia itu dilakukan setelah Presiden Joe Biden memberikan lampu hijau kepada Ukraina untuk menggunakan persenjataan yang diberikan AS untuk melancarkan serangan ke dalam wilayah Rusia guna melindungi Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatGuantanamokubarusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jasad Berdatangan Kamar Mayat Forensik Guayaquil Ekuador Kewalahan
Tulisan selanjutnya Jepang akan Mendakwa Bekas Diplomat Singapura Terkait Foto Telanjang Anak Lelaki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?