Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Puluhan Jasad Migran Ditemukan dalam Satu Kuburan Massal di Libya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Februari 2025 16:33 4:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Februari 2025 16:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Jasad sedikitnya 28 migran ditemukan di dalam sebuah kuburan massal di bagian tenggara Libya.

Kuburan itu berada di utara Kufra, habya beberapa hari setelah sebuah kuburan massal lain berisi 19 jasad ditemukan di sebuah peternakan di daerah yang sama.

Kuburan itu ditemukan setelah penggerebekan di sebuah lokasi perdagangan manusia, di mana aparat membebaskan 76 migran yang dikurung dan disiksa, kata pihak Kejaksaan Agung Libya lewat Facebook seperti dilansir BBC Ahad (9/2/2025).

“Ada geng yang sengaja merenggut kebebasan para migran ilegal tersebut, menyiksa, menistakan dan memperlakukan mereka secara biadab,” kata pernyataan itu.

Gambar-gambar yang beredar secara online, yang belum dapat diverifikasi BBC, menunjukkan polisi dan para relawan menggali kubur, mengambil mayat dan memasukkannya ke dalam kantong-kantong berwarna hitam.

Baca Juga

Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Pencarian di Kufra – yang terletak lebih dari 1.700 kilometer dari ibu kota Libya, Tripoli – masih terus berlangsung.

Kejaksaan mengatakan mayat-mayat tersebut dibawa untuk menjalani autopsi, sementara pihak berwenang mendokumentasikan kesaksian para penyintas. Tim investigasi menduga kuburan massal itu berkaitan dengan jaringan penyelundupan manusia.

Tahun lalu, sebuah kuburan massal berisi sedikit 65 jasad migran ditemukan di bagian barat daya Libya. Kala itu International Organization for Migration (IOM) menyebut temuan itu “sangat mengejutkan”.

Semasa pemerintahan Muammar Qaddafi Libya merupakan negeri makmur, dan menjadi negeri perantauan bagi banyak migran Afrika yang mencari nafkah sehingga mereka dapat mengirimkan uang ke kampung halamannya.

Namun, sejak Gaddafi digulingkan pada 2011 oleh kelompok-kelompok yang didukung oleh Amerika Serikat dan NATO, negara itu menjadi negeri yang kacau balau tanpa pemerintahan yang jelas dan perang antar-kelompok terjadi di mana-mana. Libya kemudian menjadi rute transit bagi para migran yang akan menyeberang ke Eropa.

Unicef mengatakan bahwa pada 2024 jumlah orang yang tewas atau hilang di Laut Tengah (Mediterania) saat berusaha menyeberang ke Eropa melebihi 2.200.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kuburan MassalLibyamigran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BPJPH akan Tindak Tegas Oknum LPH Melakukan Pungli terhadap Pelaku UMKM
Tulisan selanjutnya Sejumlah Pengusaha Ternama Italia Jadi Target AI Phone Scam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Garda Revolusi Pembajakan Pesawat
Berita

Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran

Berita
27 September 2026 07:18
Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah
Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain

Terbaru

  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
  • Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
  • Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah
  • Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
  • Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council
  • Hujan Deras Merendam Bangkok

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia

26 September 2026 17:18
Berita

Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council

26 September 2026 17:14
Berita

Hujan Deras Merendam Bangkok

26 September 2026 16:39
Berita

Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi

26 September 2026 16:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?