Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bekas Kepala Rabi Yahudi ‘Israel’ Dilaporkan Dugaan Pencabulan Terhadap Remaja

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 19 Februari 2025 11:31 11:31 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 19 Februari 2025 10:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Bekas Kepala Rabi Yahudi Ashkenazi ‘Israel’, Yona Metzger, dilaporkan ke polisi lantaran diduga mencabuli seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun.

Melansir Times of Israel pada Selasa (18/02/2025), aparat ‘Israel’ telah memanggil dan menginterogasi Metzger namun membebaska dengan jaminan beberapa jam kemudian.

Seperti kebanyakan orang ‘Israel’ lain, Metzger ingin sekali menyaksikan pengusiran warga Palestina dari Gaza.

Pada tahun 2008, dalam sebuah wawancara dengan harian Jewish News, dia mendukung pemindahan warga Palestina di Jalur Gaza ke Semenanjung Sinai.

Metzger menyebut umat Islam perlu mengakui bahwa Yerusalem adalah milik orang-orang Yahudi dengan mengatakan,”Kalian memiliki tempat lain, Mekah dan Madinah, kalian tidak membutuhkan tempat ketiga.”

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Yona Metzger ditunjuk sebagai Kepala Rabi Israel pada bulan April 2003. Pada usia 50 tahun, ia adalah Kepala Rabi termuda dalam sejarah ‘Israel’, hingga penggantinya, David Lau, yang terpilih pada usia 47 tahun pada tahun 2013.

Pada 2017, Metzger dijatuhi hukuman tiga setengah tahun penjara karena korupsi, tetapi hanya menjalani hukuman 22 bulan setelah dewan pembebasan bersyarat menerima permohonannya untuk dibebaskan lebih awal. Dia dibebaskan pada Maret 2019.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:pelecehan seksualpencabulanYahudi AshkenaziYahudi Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pasukan Keamanan Suriah Tangkap 3 Mantan Tentara Assad yang Terlibat Pembantaian Tadamon
Tulisan selanjutnya Gandeng Fans Muslim, Manchester United Sediakan Mushola di Old Trafford

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?