Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Laba Menurun Panasonic Pangkas 10.000 Tenaga Kerja di Jepang dan Negara Lain

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Mei 2025 16:35 4:35 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Mei 2025 16:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Panasonic akan memangkas 10.000 orang dari keseluruhan tenaga kerjanya, separuh di Jepang dan separuh lainnya di luar negeri, supaya perusahaan menjadi lebih efisien dan ramping. Demikian dikatakan perusahaan Jepang terkemuka itu hari Jumat (9/5/2025).

Menurut perusahaan berbasis di Osaka itu, pengurangan karyawan itu mencakup 4 persen dari 230.000 pekerjanya, dan termasuk tawaran pensiun dini di Jepang, penutupan dan konsolidasi berbagai operasi.

Dikenal sebagai pembuat peralatan rumah tangga yang berkualitas tinggi, seperti mesin cuci dan kulkas, Panasonic juga membuat panel surya, robot pengantaran, teknologi pengenalan wajah, sel bahan bakar untuk rumah tangga serta baterai kendaraan listrik (EV) untuk mobil-mobil Tesla.

Pada hari Jumat pula, Panasonic melaporkan penurunan laba 17,5% untuk tahun fiskal sampai bulan Maret menjadi 366 miliar yen, turun dari 443 miliar yen dari tahun fiskal sebelumnya. Penjualannya mencapai 8,46 triliun yen atau turun 0,5% setahun terakhir.

Panasonic mengatakan perlambatan ekonomi dunia dan melemahnya permintaan mobil listrik menjadi faktor penurunan penjualan dan lab perusaahan. Namun, penjualan alat pendingin udara dan produk elektronik rumahan angka naik di Jepang.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Panasonic tidak menyebut kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai salah satu faktor penyebab.

CEO Panasonic Yuki Kusumi kepada awak media mengaku dengan berat hati terpaksa menyampaikan kebijakan pengurangan karyawan itu.

Panasonic mengatakan pihaknya tetap optimis perihal baterai EV dan berencana untuk memasok produsen mobil Jepang Mazda Motor Corp. dan Subaru Corp. dalam kemitraan strategis baru.

Melalui reformasi manajemen, penutupan bisnis yang tidak menguntungkan, dan membangun sistem yang lebih responsif terhadap perubahan lingkungan bisnis, Panasonic berharap labanya akan meningkat setidaknya 150 miliar yen ($1 miliar) pada tahun fiskal sampai Maret 2027, dan sebesar 300 miliar yen ($2,1 miliar) pada tahun fiskal sampai Maret 2029.

Namun pemulihan tentunya akan memakan waktu dan laba masih akan terus merosot pada tahun fiskal ini. Untuk tahun fiskal sampai Maret 2026, Panasonic memproyeksikan laba sebesar 310 miliar yen ($2,1 miliar) dari 7,8 triliun yen dari hasil penjualan sebesar $54 miliar, lapor Associated Press.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JepangPanasonic
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tim Qatar Cari Jasad Warga Amerika yang Dibunuh ISIS di Suriah
Tulisan selanjutnya Paus Leo XIV Pemimpin Katolik dari Amerika Serikat yang Tidak Sesederhana Paus Fransiskus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?