Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Militer Uganda Beri Penghormatan Abang Benyamin Netanyahu dengan Patung Memorial di Entebbe

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Agustus 2026 21:54 9:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Agustus 2026 07:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Militer Uganda meresmikan sebuah monumen berupa patung sosok abang dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang tewas dalam operasi penyelamatan di negara Afrika Timur itu pada tahun 1976.

Dilansir Radio France Internationale Selasa (4/8/226), patung Yonatan Netanyahu sedang memegang senapan serbu diresmikan pada hari Sabtu (1/8) oleh Panglima Angkatan Bersenjata Uganda Jenderal Muhoozi Kainerugaba, yang mengatakan bahwa dia yang meminta supaya monumen itu dibangun sebagai penghormatan terhadap keberanian Yonatan Netanyahu sebagai prajurit.

Jenderal Muhoozi Kainerugaba merupakan anak tertua dari Presiden Yoweri Museveni dan dipandang sebagai kemungkinan pengganti sejak Musevani terpilih kembali pada pemilihan bulan Januari.

Di antara mereka yang menghadiri acara itu adalah beberapa anggota delegasi Israel, termasuk Barak Orland, pengusaha Yahudi Israel yang berbasis di Uganda.

Patung itu didirikan di luar terminal bandara di kota Entebbe di mana Letkol Yonatan Netanyahu tewas tertembak saat memimpin pasukan komando Israel dalam misi penyelamatan 106 penumpang pesawat yang disandera di dalam sebuah pesawat Air France. Dia satu-satunya anggota komando Israel yang tewas dalam misi tersebut.

Baca Juga

Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online

“Hari ini, tugu peringatan ini berdiri bukan hanya untuk mengenang seorang prajurit terhormat, tetapi juga sebagai penghormatan kepada nilai-nilai abadi yang ia pegang: keberanian dalam menghadapi bahaya, komitmen yang teguh untuk melindungi nyawa orang yang tidak bersalah, dan pengabdian yang teguh pada tugas,” kata Kainerugaba pada acara tersebut.

Kainerugaba juga menggambarkan misi penyelamatan itu sebagai “salah satu episode paling signifikan dalam sejarah modern”, dan berbicara tentang hubungan erat antara kedua negara saat ini merupakan “perjalanan yang luar biasa”.

Pembajakan Entebbe

Para pelaku pembajakan — dua orang Palestina anggota Popular Front for the Liberation of Palestine dan dua warga Jerman bagian dari Revolutionary Cells – memisahkan puluhan penumpang Yahudi dan Israel dari penumpang lainnya di pesawat tersebut.

Mereka mengancam akan membunuh sandera kecuali Israel membebaskan puluhan warga Palestina dan tahanan lainnya.

Pesawat Airbus A300 tujuan Paris itu lepas landas dari Tel Aviv apda 27 Juni 1976 dan singgah di Athena, di mana keempat pelaku pembajakan menaiki pesawat. Mereka membajaknya dan memaksa pesawat di arahkan ke Libya untuk mengisi bahan bakar dan kemudian terbang ke Uganda, di mana Presiden Idi Amin menyambut mereka.

Setelah satu pekan negosiasi, pasukan komando Israel menyerbu bandara itu pada malam tanggal 3 sampai tanggal 4 Juli dini hari. Mereka menyelamatkan 102 tawanan, sementara tiga tawanan dalam operasi tersebut tewas.

Tawanan keempat, Dora Bloch, yang dibawa ke rumah sakit sebelum operasi militer itu dilakukan, kemudian dibunuh atas perintah Idi Amin.

Puluhan tentara Uganda ikut kehilangan nyawa dalam operasi penyelamatan sandera itu, yang berlangsung kurang dari satu jam.

Presiden Uganda kala itu, Idi Amin Dada, merenggangkan hubungan dengan Israel dan mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.

Kesuksesan pasukan Israel itu mempermalukan dan membuat marah Idi Amin, sementara Organisation of African Unity – sekarang bernama African Union (Uni Afrika) – memgecam operasi militer pasukan Zionis itu sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan negara Uganda.

Operasi penyelamatan tersebut masih dianggap sebagai peristiwa penting dalam sejarah Israel dan secara luas dianggap sebagai salah satu keberhasilan militer terbesar negara Zionis itu.

Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa kematian abangnya dalam operasi tersebut “mengubah arah” hidupnya.

Netanyahu menyambut baik peresmian monumen tersebut. Di dalam pesan yang dirilis setelah seremoni itu, ia menggambarkan abangnya, Yoni, sebagai simbol keberanian, pengabdian, dan cinta yang abadi kepada Israel.

“Lima puluh tahun telah berlalu, tetapi semangatnya terus menginspirasi di Israel dan di seluruh dunia,” ujarnya.

Idi Amin digulingkan pada tahun 1979. Uganda kemudian secara bertahap membangun kembali hubungan luar negerinya, meskipun kontak dengan Israel tetap terbatas selama beberapa tahun.

Museveni, yang naik ke puncak kekuasaan pada tahun 1986, mengadopsi kebijakan luar negeri yang lebih pragmatis. Di bawah kepemimpinannya, Uganda dan Israel secara resmi memulihkan hubungan diplomatik pada tahun 1994 setelah lebih dari dua dekade tanpa hubungan resmi.

Benjamin Netanyahu mengunjungi Uganda pada Juli 2016 untuk memperingati ulang tahun ke-40 Operasi Entebbe.

Sejak saat itu, hubungan kedua negara semakin erat, seiring upaya Israel memperkuat kemitraan diplomatik dan keamanannya di seluruh kawasan Afrika Timur.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Tegaskan Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Kemerdekaan Hukumnya Haram
Tulisan selanjutnya Seminar Hidayatullah Bahas Isu LGSP dari Perspektif Psikologi, Keluarga dan Hukum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’

Berita
22 September 2026 16:30
Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah
Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara

Terbaru

  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
  • Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
  • Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

27 September 2026 09:31
Berita

Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang

27 September 2026 09:26
Berita

Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

27 September 2026 08:42
Garda Revolusi Pembajakan Pesawat
Berita

Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran

27 September 2026 07:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?