Hidayatullah.com–“Satu peluru hanya bisa menembus satu kepala, tapi satu telunjuk (tulisan) mampu menembus jutaan kepala,” kutipan Sayyid Qutb yang disampaikan Mahladi Murni, Pimpinan Redaksi (Pimred) Kelompok Media Hidayatullah (KMH) dalam acara Pengajian Jurnalistik di Nusa Tengara Barat (NTB).
Dalam acara bertema “Berdakwah Melalui Tulisan” ini Mahladi mengatakan, kata-kata dan tulisan bisa menjadi senjata dan bisa pula menjadi alat untuk berdakwah.
Acara yang diadakan oleh Penulis Nusantara (PENA) bekerjasama dengan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) NTB ini dilaksanakan hari Sabtu, 20 Agustus 2016.
Materi-materi normatif tentang bagaimana cara menulis disampaikan dengan dengan renyah dan memiliki ruh.
Menurutnya, tulisan yang bagus adalah tulisan yang menggerakkan. Termasuk menggerakkan ke arah kebaikan.
Selain itu, Ia juga menyampaikaan para penulis dan jurnalis muslim memiliki eksistensi dan memegang kuat keyakinan Islam.
Sebab menurutnya, tradisi para ulama terdahulu adalah menulis. Misalnya Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Syafi’I dan yang lainnya lewat tulisan-tulisan dalam kitab mereka yang tak lekang oleh waktu dan zaman.
“Bukankah diantara amal yang tak terputus sampai hari kiamat adalah ilmu yang bermanfaat? Dan cara mengabadikannya dengan menulis,” ujarnya.
Acara ini memberikan gambaran, bahwa aapapun peran kita, sebaiknya kaaum Muslim tampil untuk menolong agama Allah walaupun, meski hanya dengan menulis.*/Kiriman Sri Mutiara (NTB)