Hidayatullah.com–Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Kepulauan Riau pada Hari Sabtu – Ahad (11 – 12 Maret 2017) kembali menyelenggarakan halaqah gabungan setiap per tiga bulan di Kampus Peradaban Daik Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau yang dihadiri oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah H. Nashirul Haq, MA
Halaqah gabungan ini dirangkaikan dengan kegiatan Training Mu’allim Mengajar dan Belajar Al-Qur’an (MBA), Rapat Kerja Daerah se-Kepulauan Riau dan Tablig Akbar. Dengan tema “Sukses Program Mainstream (Tarbiyah dan Dakwah) menuju terwujudnya Kabupaten Lingga Terbilang 2020.”
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah Ustad H. Nashirul Haq, MA dalam taujih kelembagaan menyampaikan bahwa halaqah merupakan kultur yang telah dilakukan oleh Rasulullah dan para sahabat sebagai wadah pembinaan. Halaqah gabungan termasuk program yang tepat dilaksanakan di daerah dan dirangkaikan dengan kegiatan tablig akbar untuk memperkenalkan program Hidayatullah kepada umat.
“Salah-satu materi halaqah adalah tahsin al-Qur’an yaitu program memperbaiki bacaan dan menambah hafalan,” ujarnya.
Alumni Universitas Madinah dan International Islamic University of Malaysia menekankan bahwa selain tahsin al-Qur’an, dilaksanakan juga gerakan belajar dan mengajar al-Qur’an yang lebih dikenal Grand MBA.
Menurutnya, menterjemahkan ayat demi ayat, ada membaca tafsir dan tadabburnya. Membiasakan diri untuk tazkiyatun nafs menyucikan jiwa, tazkiyatun fikrah menyucikan fikirannya terkait niat dan tujuan hidup serta tazkiyatun suluqh memperbaiki akhlaq.
“Apabila pencerahan dengan al-Qur’an sudah kita lakukan, maka tidak ada lagi sifat tagha’ atau kesombongan dalam diri,” ujarnya.
Sehingga kita tidak ada rasa malu untuk di tahsin bacaan al-Qur’annya. Beliau juga mengingatkan pesan pendiri Hidayatullah yang sering menyampaikan sabda Rasulullah “Barangsiapa yang bertambah ilmunya namun tidak bertambah hidayah-Nya, tidak bertambah dekat kepada Allah. Maka dia telah bertambah jauh.”
Halaqah merupakan wadah yang sangat efektif untuk melahirkan kader-kader berkualitas dalam rangka mewujudkan visi Hidayatullah membangun peradaban Islam.
Pada kesempatan Tablig Akbar di hadapan para pejabat, ‘alim ulama dan masyarakat Kabupaten Lingga, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat dalam sambutan ta’arufnya beliau menyampaikan bahwa Hidayatullah adalah organisasi yang prinsip wasatiyyah (pertengahan) sehingga dapat merangkul seluruh lapisan organisasi Islam yang ada, selalu beriringan serta bekerjasama dengan pemerintah dan masyarakat melalui program utamanya yaitu pendidikan dan dakwah.
Tablig Akbar ini dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum mewakili Bupati Lingga, Kabag Kesra, Ketua MUI dan masyarakat Lingga dengan penceramah dai kondang dan tokoh pendidikan Kepulauan Riau Ustad Jamaluddin Nur, (Ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga DPP Hidayatullah).
Dalam ceramahnya Jamaluddin Nur mengupas konsep salam dalam Islam untuk mewujudkan Kabupaten Lingga Terbilang 2020, pada kesempatan ini juga beliau mengajak para pejabat dan hadirin dapat berpartisipasi membantu pembebasan lahan untuk perluasan kampus peradaban Hidayatullah Lingga.*/Khoirul Amri (Riau)