Hidayatullah.com– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Wahdah Islamiyah kembali melakukan penugasan dan pengiriman dai ke berbagai wilayah di Indonesia.
Seremoni pelepasan dai diadakan di Masjid Anas bin Malik kampus STIBA Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa malam (16/07/2019) yang dirangkaikan dengan tarbiyah gabungan akbar dengan tema “Menapaki Jejak Pengorbanan Salafus Shaleh”.
Sebanyak 264 dai dan daiyah yang ditugaskan tersebut merupakan alumni STIBA Makassar yang diwisuda pada hari yang sama di gedung Manunggal, Jl Jenderal Sudirman, Makassar.
Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin dalam tausiyahnya mengingatkan pentingnya pengorbanan dalam mendakwahkan Islam.
Di antara pengorbanan yang ia maksud adalah pengorbanan waktu, tenaga, harta bahkan jiwa. Semangat pengorbanan tersebut ia ambil dari berbagai kisah-kisah perjuangan orang-orang shaleh terdahulu.
“Kenapa kuburan Sahabat (Rasulullah) sangat sedikit di pekuburan Baqi?” tanya ustadz Zaitun kepada jamaah.
“Karena para Sahabat menyebar untuk berdakwah ke berbagai negeri,” jelas ustadz Zaitun.
Di akhir kegiatan diadakan penggalangan dana untuk biaya pemberangkatan pada dai dan daiyah yang akan bertugas selama 2 tahun di daerah tugas.* Zainal Lamu