Hidayatullah.com–Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad memberhentikan kepala stafnya pada hari Sabtu (08/4), yang merupakan seorang figur kontroversional di Iran.
Esfandiar Rahim-Mashaie, selama ini selamat dari seruan pencopotan dirinya oleh kelompok konservatif. Ia bahkan memiliki hubungan dekat dengan Ahmadinejad melalui perkawinan anak-anak mereka.
Mashaie yang juga dinilai sebagai calon penantang terkuat Ahmadinejad dalam pemilihan presiden mendatang, masih memegang beberapa posisi di pemerintahan. Namun jabatannya sebagai kepala staf akan digantikan pembantu dekat Ahmadinejad lainnya, yaitu Hamid Baqaie. Demikian kantor berita pemerintah IRNA melaporkan.
Mashaie membuat marah kelompok konservatif yang menggendalikan pemerintahan Iran dengan mengatakan bahwa Iran seharusnya menjadi teman bagi semua negara, termasuk Israel.
Ia juga mempromosikan Islam “mahzab” atau aliran “Iran”, yang dinilai kaum konservatif sangat kontroversial.
Kabarnya, pada musim panas 2009, pemimpin spiritual tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei memerintahkan agar Mashaie dipecat sebagai wakil presiden. Ahmadinejad menuruti perintah itu, namun kemudian memberikan Mashaie jabatan sebagai kepala staf.
“Mashaie adalah seorang figur yang memiliki banyak musuh politik dan hal itu mungkin membuat presiden merasa bahwa dia bukannya menjadi aset, malah menjadi beban,” kata Mohammad Marandi, associate professor di Universitas Teheran sebagaimana dikutip Reuters (08/4). *